Metapos.id, Jakarta – School of Design BINUS University meraih peringkat kedua di Indonesia pada indikator Employer Reputation dalam QS World University Rankings by Subject 2026 bidang Art & Design.
Pencapaian tersebut menjadi pengakuan industri terhadap kualitas lulusan desain BINUS yang dinilai siap berkontribusi di dunia kerja kreatif.
Dalam satu dekade terakhir, desain disebut mengalami pergeseran besar dari sekadar urusan estetika menjadi bagian strategis dalam bisnis.
Penelitian McKinsey menunjukkan perusahaan yang menempatkan desain sebagai inti bisnis mampu tumbuh lebih cepat dibanding rata-rata industri.
Di Indonesia, industri kreatif juga terus berkembang dengan pertumbuhan PDB mencapai 6,57 persen pada 2024 dan ekspor produk kreatif senilai USD 26,68 miliar.
School of Design BINUS membangun kurikulum berbasis project-based learning agar mahasiswa terbiasa menghadapi tantangan industri sejak awal perkuliahan.
Mahasiswa terlibat dalam berbagai proyek nyata mulai dari identitas visual, desain antarmuka pengguna, hingga produksi animasi dan film.
Dean School of Design BINUS University, Danendro Adi, mengatakan mahasiswa dilatih agar mampu menjelaskan dampak dari keputusan kreatif yang mereka buat.
“Kami mendidik desainer yang bisa menjelaskan mengapa sebuah keputusan kreatif akan memberikan solusi dari sebuah permasalahan,” ujarnya.
Selain kurikulum adaptif dan integrasi AI dalam pembelajaran, BINUS juga mencatat 80,1 persen lulusan sarjananya telah bekerja saat kelulusan, baik di perusahaan global maupun membangun bisnis kreatif sendiri.







