Metapos.id, Jakarta – Menjelang Iduladha 1447 H atau 2026, penjualan hewan kurban mulai mengalami peningkatan di wilayah Jabodetabek. Selain itu, Depok, Jawa Barat, menjadi salah satu lokasi dengan aktivitas transaksi yang cukup padat.
Salah satu peternakan di Depok menarik perhatian masyarakat. Mereka menghadirkan Sales Promotion Girl (SPG) yang memakai seragam bergaya pramugari. Dengan demikian, konsep pemasaran terlihat lebih unik dibanding biasanya.
Para SPG tersebut menyambut calon pembeli secara langsung. Selain itu, mereka turut memberikan penjelasan mengenai jenis, kondisi, serta harga hewan kurban yang tersedia. Cara ini memudahkan konsumen memperoleh informasi dengan lebih cepat.
Peternakan itu menyediakan berbagai pilihan sapi kurban. Mulai dari sapi lokal hingga sapi impor yang berasal dari NTT, NTB, Bali, Jawa, dan Sumatera. Harga sapi dibanderol pada kisaran Rp17 juta hingga Rp25 juta.
Haji Doni, pemilik peternakan, menjelaskan bahwa sapi Bali dan Limosin menjadi yang paling diminati. Selain itu, ia juga menyebut sebagian pembeli datang dari luar negeri.
Sekitar 60 persen pelanggan berada pada segmen harga menengah ke bawah. Sementara itu, sejumlah pembeli dari Eropa memilih berkurban di Indonesia karena prosesnya dinilai lebih praktis.
Untuk menjaga kualitas, pihak peternakan menerapkan perawatan ketat. Selain itu, hewan ternak diberikan pakan hingga empat kali sehari secara teratur.





