Saturday, June 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
5 May 2026
in Lifestyle & Health
Cegah Risiko Obat, BPOM Hadirkan Aplikasi e-MESO 2.0

Metapos.id, Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan pembaruan aplikasi e-MESO 2.0. Platform ini ditujukan untuk memperkuat pelaporan efek samping obat oleh masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya angka kematian akibat efek samping obat di Amerika Serikat. Setiap tahun, sekitar 109 ribu orang dilaporkan meninggal akibat konsumsi obat.

BACA JUGA

Daftar Negara yang Masih Konsumsi Daging Kucing, Salah Satunya Tetangga RI

Korban Rasisme di Piala Dunia 2026 Dapat Undangan Istimewa dari FIFA

Selain itu, sekitar 2 juta warga AS melaporkan efek samping obat setiap tahunnya. Data tersebut dinilai menjadi peringatan penting bagi sistem kesehatan global.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyebut Indonesia belum memiliki data serupa. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan pentingnya sistem pelaporan yang lebih terbuka.

“Nah, tetapi belum ada data kita di Indonesia… itu data belum ada. Artinya, ada sesuatu yang sangat penting untuk kita telusuri supaya tidak terjadi,” ujarnya.

Selama ini, pelaporan efek samping hanya dilakukan tenaga kesehatan. Namun keterbatasan waktu dan birokrasi menjadi kendala dalam proses pelaporan.

Melalui e-MESO 2.0, BPOM membuka akses pelaporan bagi masyarakat luas. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem farmakovigilans di Indonesia.

“Laporan tentang efek samping obat sangat penting untuk evaluasi, pengambilan kebijakan, dan penyelamatan pasien,” tambah Taruna. BPOM juga menerbitkan panduan untuk memudahkan penggunaan aplikasi tersebut.

(Antara)

Tags: BPOMe-MESOefek samping obatfarmakovigilansHeadlineKesehatanMetapos.id
Previous Post

Ade Armando Tinggalkan PSI di Tengah Kontroversi, Sebut Demi Kebaikan Bersama

Next Post

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Related Posts

Pengusaha Buka Suara soal 4.000 Buruh Pabrik Nike yang Dirumahkan
Lifestyle & Health

Daftar Negara yang Masih Konsumsi Daging Kucing, Salah Satunya Tetangga RI

20 June 2026
Pengusaha Buka Suara soal 4.000 Buruh Pabrik Nike yang Dirumahkan
Lifestyle & Health

Korban Rasisme di Piala Dunia 2026 Dapat Undangan Istimewa dari FIFA

20 June 2026
Pengusaha Buka Suara soal 4.000 Buruh Pabrik Nike yang Dirumahkan
Lifestyle & Health

Pengusaha Buka Suara soal 4.000 Buruh Pabrik Nike yang Dirumahkan

20 June 2026
Teach You a Lesson Pertahankan Takhta Netflix Global Selama Dua Minggu
Lifestyle & Health

Teach You a Lesson Pertahankan Takhta Netflix Global Selama Dua Minggu

19 June 2026
Sabrina Carpenter Alami Teror Penguntit, Hakim Keluarkan Perintah 5 Tahun
Lifestyle & Health

Sabrina Carpenter Alami Teror Penguntit, Hakim Keluarkan Perintah 5 Tahun

19 June 2026
Colony Kalahkan Banyak Film Korea, Kini Duduki Posisi Kedua Terlaris
Lifestyle & Health

Colony Kalahkan Banyak Film Korea, Kini Duduki Posisi Kedua Terlaris

19 June 2026
Next Post
Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

Momen Prabowo Terima 10 Buku Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini