Friday, June 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Dolar AS Tembus Rp17.400, Rupiah Tertekan di Awal Mei 2026

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
5 May 2026
in Ekbis
Dolar AS Tembus Rp17.400, Rupiah Tertekan di Awal Mei 2026

Metapos, Jakarta — Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi hari ini. Berdasarkan data yang dikutip dari Bloomberg, mata uang Negeri Paman Sam menembus level Rp17.400 per dolar AS, menandai tekanan lanjutan terhadap rupiah di pasar valas.

Mengacu laporan detikFinance, pergerakan ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, di mana dolar AS menguat tipis namun konsisten dibandingkan posisi sebelumnya. Penguatan ini mencerminkan sentimen global yang masih cenderung berpihak pada dolar sebagai aset safe haven.

BACA JUGA

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

Sejumlah analis menilai, tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, ekspektasi suku bunga tinggi di Amerika Serikat masih menjadi pendorong utama penguatan dolar. Selain itu, ketidakpastian ekonomi dunia dan tensi geopolitik turut meningkatkan permintaan terhadap mata uang tersebut.

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar masih mencermati langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Intervensi di pasar valas dan kebijakan moneter diperkirakan akan menjadi kunci untuk meredam volatilitas rupiah dalam jangka pendek.

Meski demikian, beberapa ekonom melihat pelemahan ini masih dalam batas wajar, seiring dengan tren global yang juga dialami oleh mata uang negara berkembang lainnya. Mereka memperkirakan pergerakan rupiah ke depan akan sangat bergantung pada arah kebijakan The Fed serta arus modal asing yang masuk ke pasar domestik.

Pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap fluktuasi nilai tukar, terutama bagi sektor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor dan transaksi berbasis dolar AS.

Tags: dolarFinanceMetapos.idRupiah
Previous Post

Larangan Guru Non-ASN Mengajar Mulai 2027 Dipertanyakan DPR

Next Post

Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif

Related Posts

Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri
Ekbis

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

19 June 2026
RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030
Ekbis

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

19 June 2026
Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional
Ekbis

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional

18 June 2026
Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik
Ekbis

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

18 June 2026
Alasan Elon Musk Pilih Korea Selatan Ketimbang Taiwan untuk Bisnis AI
Ekbis

Waralaba Carl’s Jr. Bangkrut, Puluhan Restoran Terancam Tutup

18 June 2026
Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Next Post
Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif

Harga BBM Non Subsidi Naik, Pertamina, BP, dan Vivo Kompak Sesuaikan Tarif

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini