Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menuju Muktamar NU 2026, Perebutan Dukungan dan Koalisi Mengemuka

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
30 April 2026
in Nasional
Menuju Muktamar NU 2026, Perebutan Dukungan dan Koalisi Mengemuka

Metapos.id, Jakarta — Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal organisasi semakin menguat. Persaingan tidak lagi berfokus pada posisi Ketua Umum semata.

Kini, para elite mulai merancang skema pasangan dengan calon Rais Aam. Pola ini membuat peta kontestasi kian berkembang.

BACA JUGA

Lelang Aset Benny Tjokrosaputro Hasilkan Rp129,15 Miliar untuk Negara

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

Saat ini, Yahya Cholil Staquf masih menjabat sebagai petahana. Ia tengah menjalin komunikasi untuk menentukan figur Rais Aam yang dapat memperluas dukungan.

Di sisi lain, Miftachul Akhyar bersama Saifullah Yusuf mulai merumuskan langkah strategis. Keduanya juga mempertimbangkan sejumlah opsi kandidat.

Sementara itu, Nazaruddin Umar semakin diperbincangkan. Ia dinilai memiliki sokongan dari lingkar kekuasaan.

Selain itu, poros Partai Kebangkitan Bangsa dan IKA PMII mulai menunjukkan arah yang jelas. Mereka mengusulkan Said Aqil Siradj sebagai calon Rais Aam.

Di sisi lain, kekuatan dari Jawa Timur turut mengambil peran. Mereka mendorong figur seperti Abdul Hakim Mahfuz dan Marzuki Mustamar.

Berbagai kemungkinan pasangan mulai mencuat ke permukaan. Bahkan, sejumlah pihak mengupayakan terbentuknya koalisi besar guna mengamankan dukungan sejak awal.

Dari sisi peta suara, kekuatan mulai terpetakan. Jaringan PKB–IKA PMII diperkirakan menguasai sekitar 250 suara.

Adapun jaringan yang beririsan dengan Kementerian Agama diperkirakan memiliki sekitar 130 suara. Sementara basis petahana dan kelompok Rais Aam masing-masing berada di kisaran 100 suara.

Namun demikian, puluhan suara lainnya masih belum menentukan pilihan. Oleh sebab itu, proses pendekatan dan lobi terus berlangsung.

Dalam dinamika NU, arah dukungan kerap berubah. Konsolidasi kiai serta komunikasi antarjaringan menjadi penentu utama.

Selain itu, kesepakatan politik juga berperan penting. Tanpa titik temu, koalisi berpotensi terpecah.

Salah satu skenario yang berkembang adalah peluang koalisi luas dari poros PKB–PMII. Skema ini dinilai dapat memperkuat posisi dalam kontestasi.

Dalam konteks tersebut, Muhaimin Iskandar disebut memiliki peran strategis di balik layar.

Namun demikian, dinamika ini turut menimbulkan kekhawatiran. Sejumlah kalangan menyoroti potensi masuknya kepentingan politik.

Karena itu, Muktamar ini dinilai sebagai momentum penting. NU diharapkan tetap menjaga kemandirian organisasi.

Pada akhirnya, Muktamar ke-35 tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin. Forum ini juga akan menentukan arah masa depan NU.

Apakah tetap menjadi kekuatan moral umat atau justru terseret dalam kepentingan politik praktis, masih menjadi pertanyaan terbuka.

Tags: calon Rais AamMetapos.idMuktamar ke-35persainganYahya Cholil Staquf
Previous Post

Kompor Pintar Xiaomi Meluncur, Mijia 3C 5200W Tawarkan Daya Besar dan Fitur Canggih

Next Post

Gol Penalti Balas Penalti, Arsenal vs Atletico Berakhir Imbang Dramatis

Related Posts

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Lelang Aset Benny Tjokrosaputro Hasilkan Rp129,15 Miliar untuk Negara

1 August 2026
Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya
Nasional

Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950, Pertamina Jelaskan Penyebabnya

1 August 2026
Dampak Kemarau Meningkat, BPBD Catat 140 Ribu Warga Bogor Alami Krisis Air
Nasional

Dampak Kemarau Meningkat, BPBD Catat 140 Ribu Warga Bogor Alami Krisis Air

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Polda Metro Siapkan Pengamanan Ketat untuk Zikir Kebangsaan HUT RI

1 August 2026
Chairul Tanjung: Hoegeng Awards 2026 Jadi Cermin Banyaknya Polisi Berdedikasi dan Berintegritas
Nasional

Chairul Tanjung: Hoegeng Awards 2026 Jadi Cermin Banyaknya Polisi Berdedikasi dan Berintegritas

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Nasional

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000

1 August 2026
Next Post
Kompor Pintar Xiaomi Meluncur, Mijia 3C 5200W Tawarkan Daya Besar dan Fitur Canggih

Gol Penalti Balas Penalti, Arsenal vs Atletico Berakhir Imbang Dramatis

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini