Metapos.id, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045. Program ini berfokus pada pemenuhan gizi anak sebagai fondasi generasi masa depan.
Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 282 juta jiwa, tantangan Indonesia tidak hanya terletak pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Bonus demografi dinilai akan optimal jika didukung oleh kondisi fisik dan kognitif yang baik.
Dokter spesialis sekaligus edukator kesehatan, dr. Andi Khomeini Takdir, Sp.PD atau dr. Koko, menyatakan bahwa program MBG merupakan langkah konkret dalam memenuhi kecukupan gizi nasional.
Ia menegaskan bahwa kualitas penduduk menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan bonus demografi. Pemenuhan gizi sejak dini dinilai penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif.
Menurutnya, pemenuhan gizi tidak perlu dilakukan dengan cara yang kompleks. Pola makan sederhana seperti nasi, ikan, sayur, telur, atau ayam dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak.
Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi sejak dini juga dapat membentuk pola makan yang baik. Hal ini dinilai mampu mengurangi risiko anak menjadi picky eater.
Survei Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa program MBG mendapatkan tingkat dukungan publik yang tinggi. Program ini dinilai membantu keluarga, khususnya kalangan menengah ke bawah, dalam memenuhi kebutuhan makan anak.
Sementara itu, data dari Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan sekitar 80 persen orang tua melaporkan adanya perbaikan pola makan anak sejak program ini berjalan.
Meski memiliki dampak positif, pelaksanaan program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan. Evaluasi dan pengawasan dinilai penting untuk memastikan program berjalan optimal.
Ke depan, keberlanjutan program ini diharapkan dapat terus dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat. Dengan demikian, MBG dapat menjadi fondasi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.







