Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Cerita di Balik Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
14 April 2026
in Nasional
Cerita di Balik Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran

Screenshot

Metapos.id, Jakarta – Bayi hipotermia Gunung Ungaran menjadi sorotan publik setelah insiden yang terjadi pada Sabtu, 11 April 2026. Kejadian ini melibatkan balita usia 1,5 tahun yang mengalami hipotermia saat dibawa mendaki.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, saat kondisi cuaca mulai berubah. Kabut dan gerimis mulai turun ketika pendakian masih berlangsung.

BACA JUGA

Saksi Disebut Ubah Keterangan dalam Sidang Kuota Haji

Guru PPPK Paruh Waktu Punya Harapan Jadi Penuh Waktu pada 2027

Kronologi kejadian diungkap oleh salah satu relawan yang berada di lokasi. Ia mengaku sempat berpapasan dengan pasangan suami istri yang membawa balita tersebut saat perjalanan menuju puncak.

Menurut keterangan relawan, sang ayah tetap melanjutkan pendakian meski telah disarankan untuk turun. Kondisi cuaca yang mulai gerimis tidak diindahkan dan pendakian tetap dilanjutkan.

Sekitar siang hari, hujan mulai turun dan kondisi semakin memburuk. Relawan melihat sang ibu turun lebih dulu tanpa membawa anak maupun suaminya.

Tak lama kemudian, sang ayah terlihat turun sambil menggendong balita tanpa mengenakan jas hujan. Tim di lokasi langsung menyiapkan tenda untuk memberikan perlindungan.

Saat berada di dalam tenda, bayi hipotermia Gunung Ungaran terlihat gemetar akibat kedinginan. Tim relawan dan Basarnas segera melakukan penanganan untuk menstabilkan kondisi tubuh balita.

Setelah mendapatkan penanganan, kondisi balita berangsur membaik dan suhu tubuh kembali normal. Balita tersebut kemudian dibawa turun dari gunung dengan pendampingan tim Basarnas.

Tags: bayi hipotermia gunung ungarangunung ungaranHeadlinehipotermia balitaMetapos.idpendakian gunungsemarang mountain race
Previous Post

BTN Jakim 2026 Dorong Ekonomi Moncer

Next Post

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

Related Posts

Amsal Christy Sitepu dan Ibrahim Arief menyoroti perubahan keterangan saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji yang menjerat Gus Yaqut.
Nasional

Saksi Disebut Ubah Keterangan dalam Sidang Kuota Haji

13 October 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Punya Harapan Jadi Penuh Waktu pada 2027
Nasional

Guru PPPK Paruh Waktu Punya Harapan Jadi Penuh Waktu pada 2027

13 October 2026
124 Ribu Kasus WNI Ditangani, Kemlu Perkuat Perlindungan di Luar Negeri
Nasional

124 Ribu Kasus WNI Ditangani, Kemlu Perkuat Perlindungan di Luar Negeri

13 October 2026
Pemerintah Belum Angkat Karhutla Jadi Bencana Nasional, Apa Pertimbangannya?
Nasional

Pemerintah Belum Angkat Karhutla Jadi Bencana Nasional, Apa Pertimbangannya?

12 October 2026
83 Anak Jadi Korban, 11 Pengasuh Little Aresha Dituntut 5 Tahun
Nasional

83 Anak Jadi Korban, 11 Pengasuh Little Aresha Dituntut 5 Tahun

12 October 2026
Keamanan Saudi Jadi Perhatian, Ini Pesan Penting Kemenhaj untuk Jemaah Umrah
Nasional

Keamanan Saudi Jadi Perhatian, Ini Pesan Penting Kemenhaj untuk Jemaah Umrah

12 October 2026
Next Post
Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini