Thursday, July 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Wamenkeu Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Gejolak Global

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
9 April 2026
in Ekbis
Rusia Tawarkan Minyak ke Pertamina di Tengah Lonjakan Harga Global

Metapos.id, Jakarta – Harga bbm subsidi tidak naik di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Oleh karena itu, harga bbm subsidi tidak naik menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan kebijakan ini diambil untuk melindungi daya beli masyarakat. Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan menahan tekanan inflasi yang berpotensi meningkat.

BACA JUGA

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan

Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki strategi untuk menjaga keseimbangan ekonomi. Namun, kebijakan ini tetap mempertimbangkan kondisi eksternal yang sedang bergejolak.

Menurutnya, perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang solid hingga kuartal pertama 2026. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 5,4 hingga 6 persen.

Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi domestik yang tetap kuat. Selain itu, ekspor komoditas seperti batu bara dan CPO serta investasi juga memberikan kontribusi signifikan.

Di sisi fiskal, penerimaan pajak dan belanja negara menunjukkan tren positif. Oleh karena itu, pemerintah optimistis kondisi anggaran tetap terkendali meski ada tekanan subsidi.

Ia menegaskan bahwa defisit APBN tetap dijaga di bawah batas aman 3 persen. Sementara itu, efisiensi belanja dilakukan untuk memastikan program prioritas tetap berjalan optimal.

Di tengah dinamika global, pemerintah mengandalkan koordinasi dan kebijakan yang adaptif. Selain itu, komunikasi yang terbuka menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi ke depan.

Tags: APBNbbm subsidifiskal indonesiaHarga minyak duniawamenkeu juda agung
Previous Post

Pakistan Klaim Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku Menyeluruh, Israel Bantah untuk Lebanon

Next Post

Honor X5d Series Meluncur, Bawa Refresh Rate 90Hz dan Kamera Hingga 50MP

Related Posts

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan
Ekbis

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan

8 July 2026
Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX
Ekbis

Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX

8 July 2026
PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026
Ekbis

PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026

8 July 2026
Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu
Ekbis

Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu

7 July 2026
Home Credit Hadir di Jakarta Fair 2026, Tawarkan Pembiayaan Tanpa Kartu Kredit
Ekbis

Home Credit Hadir di Jakarta Fair 2026, Tawarkan Pembiayaan Tanpa Kartu Kredit

6 July 2026
Korea Selatan Siap Luncurkan Satelit Observasi Bumi dengan Roket Falcon 9
Ekbis

Kemendag Petakan 2.616 Desa Berpotensi Ekspor Lewat Program Desa Bisa Ekspor

6 July 2026
Next Post
Wamenkeu Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Gejolak Global

Honor X5d Series Meluncur, Bawa Refresh Rate 90Hz dan Kamera Hingga 50MP

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini