Metapos.id, Jakarta – Kepolisian masih menyelidiki latar belakang seorang perempuan berinisial JSLP (20) yang sempat melakukan percobaan bunuh diri di kawasan depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/3/2026) malam.
Kepala Satuan PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Rita Oktavia, menyampaikan bahwa yang bersangkutan sebelumnya pernah melaporkan dugaan kasus pelecehan seksual saat masih berusia di bawah umur. Dalam laporan tersebut, ia tercatat sebagai korban.
Namun, perkara tersebut diketahui diselesaikan secara kekeluargaan. Terduga pelaku disebut bertanggung jawab, hingga pada akhirnya keduanya memutuskan untuk menikah.
Meski begitu, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman, termasuk terkait identitas terduga pelaku serta status hubungan keduanya saat ini. Pihak kepolisian juga terus berupaya menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk mencari keberadaan suami korban.
Sementara itu, kondisi kejiwaan korban saat ini dinilai belum stabil sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi pun berhati-hati dalam proses penanganan agar tidak memperburuk kondisi psikologis korban.
Berdasarkan keterangan medis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), korban tengah menjalani perawatan akibat depresi yang dipicu oleh sejumlah persoalan, baik dari lingkungan keluarga maupun masalah pribadi.
Sebelumnya, upaya bunuh diri tersebut berhasil digagalkan oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bersama aparat kepolisian yang sigap mengamankan situasi di lokasi kejadian.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta PPO Polres Metro Jakarta Pusat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.














