Monday, September 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Muhammadiyah Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 March 2026
in Nasional
Muhammadiyah Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

Metapos.id, Jakarta – Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut merujuk pada keputusan Musyawarah Nasional Tarjih yang menjadi dasar dalam penyusunan kalender hijriah organisasi tersebut.

Dalam menentukan awal Syawal, Muhammadiyah menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sistem ini dikembangkan untuk menyatukan penentuan awal bulan hijriah sehingga dapat berlaku secara bersamaan di seluruh dunia.

BACA JUGA

Hari Pelanggan, ASABRI Sambangi Peserta ke Rumah

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum

Melalui konsep KHGT, seluruh wilayah bumi dipandang sebagai satu kesatuan tempat terbitnya bulan atau matlak. Dengan pendekatan ini, awal bulan hijriah tidak lagi bergantung pada batas wilayah tertentu, melainkan ditetapkan berdasarkan terpenuhinya parameter astronomi di salah satu wilayah di dunia.

Sejumlah kriteria astronomi digunakan sebagai acuan dalam sistem tersebut. Salah satunya adalah syarat elongasi bulan minimal 8 derajat serta ketinggian hilal sekurang-kurangnya 5 derajat saat matahari terbenam sebelum pukul 24.00 UTC.

Selain itu, terdapat ketentuan tambahan apabila parameter tersebut baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC. Dalam kondisi tersebut, awal bulan masih dapat ditetapkan apabila parameter terjadi di wilayah Benua Amerika dan peristiwa ijtimak berlangsung sebelum waktu fajar di Selandia Baru.

Berdasarkan hasil perhitungan astronomi, seluruh kriteria tersebut dinilai telah terpenuhi untuk penetapan awal Syawal 1447 Hijriah. Data menunjukkan bahwa peristiwa ijtimak terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.23 UTC.

Setelah ijtimak terjadi, posisi bulan terus bergerak menjauh dari matahari hingga memenuhi syarat visibilitas hilal. Kondisi ini kemudian menjadi dasar dalam penentuan awal bulan Syawal melalui sistem KHGT.

Parameter yang memenuhi kriteria juga tercatat di sejumlah wilayah, termasuk di Makkah, Arab Saudi. Di wilayah tersebut, ketinggian bulan dan elongasi telah melampaui batas minimal yang ditetapkan.

Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan astronomi tersebut, Muhammadiyah secara resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Tags: 1 Syawal 1447 H20 MaretastronomiIdulfitriJumatKHGTMenetapkanMetapos.idMuhamadyahTarjih
Previous Post

iPhone 18 Pro Diprediksi Meluncur Akhir 2026, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Next Post

Platform Kopra by Mandiri Kembali Raih Penghargaan Trade Finance Terbaik di Indonesia 2026

Related Posts

ASABRI Kantor Cabang Palembang memperkuat layanan kepada peserta melalui pelayanan langsung dan kunjungan ke rumah penerima pensiun.
Nasional

Hari Pelanggan, ASABRI Sambangi Peserta ke Rumah

14 September 2026
Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum
Nasional

Erick Soedjasa Kembali ke Indonesia, Tegaskan Tak Menghindari Proses Hukum

14 September 2026
DPR mendesak Kemenhub menginvestigasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Selatan dan mengevaluasi aspek keselamatan kapal.
Nasional

DPR Desak Investigasi Tenggelamnya KM Virgo

14 September 2026
Digitalisasi Bansos Mulai 2027, Mensos Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos
Nasional

Digitalisasi Bansos Mulai 2027, Mensos Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos

14 September 2026
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kemenhub Diminta Bongkar Penyebabnya
Nasional

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kemenhub Diminta Bongkar Penyebabnya

14 September 2026
Hari Ketujuh, SAR Perluas Pencarian 8 Penumpang Speed Boat Hilang di Selat Sunda
Nasional

Hari Ketujuh, SAR Perluas Pencarian 8 Penumpang Speed Boat Hilang di Selat Sunda

14 September 2026
Next Post
Platform Kopra by Mandiri Kembali Raih Penghargaan Trade Finance Terbaik di Indonesia 2026

Platform Kopra by Mandiri Kembali Raih Penghargaan Trade Finance Terbaik di Indonesia 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini