Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Meski Dihajar Bayern, Palladino Tak Berniat Mengganti Gaya Bermain Atalanta

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
11 March 2026
in Sport
Meski Dihajar Bayern, Palladino Tak Berniat Mengganti Gaya Bermain Atalanta

Metapos.id, Jakarta – Pelatih Raffaele Palladino memberikan tanggapan setelah Atalanta harus menerima kekalahan telak 1-6 dari Bayern Munich pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.

Kendati mengalami hasil buruk di hadapan pendukung sendiri, Palladino menegaskan timnya tidak akan meninggalkan filosofi permainan yang selama ini menjadi identitas Atalanta.

BACA JUGA

MU Dibantai Como, Bruno Soroti Strategi Pressing

Klasemen Super League: Persija Kokoh di Puncak

Pada laga tersebut, Bayern tampil jauh lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim asal Jerman itu mencetak gol melalui Josip Stanisic, Michael Olise, Serge Gnabry, Nicolas Jackson, dan Jamal Musiala.

Sementara Atalanta hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat Mario Pašalić. Kekalahan tersebut membuat peluang Atalanta untuk melaju ke babak delapan besar menjadi sangat berat.

Palladino juga mengakui kualitas permainan Bayern yang dinilainya berada di level berbeda. Ia menyebut tim yang kini ditangani Vincent Kompany itu memiliki kecepatan permainan dan akurasi umpan yang sangat baik sehingga sulit dihentikan oleh lawan.

Menurutnya, sekalipun tim lawan memilih bermain sangat defensif, Bayern tetap memiliki kemampuan untuk menemukan celah dan menciptakan peluang berbahaya.

Terkait kritik terhadap strategi penjagaan satu lawan satu atau man-to-man marking yang digunakan Atalanta, Palladino tetap mempertahankan keyakinannya. Ia menilai pendekatan tersebut masih relevan dan akan kembali digunakan jika menghadapi situasi serupa di masa mendatang.

Palladino menambahkan, filosofi permainan itulah yang membawa Atalanta mampu bersaing di papan atas liga serta melangkah hingga semifinal Coppa Italia musim ini.

Ia juga menegaskan bahwa timnya tidak memiliki rencana untuk beralih ke sistem pertahanan zonal.

Baginya, kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus dihadapi oleh tim.

Setelah hasil tersebut, Atalanta tidak memiliki banyak waktu untuk berbenah. Mereka sudah ditunggu pertandingan berat melawan Inter Milan di Stadion San Siro dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini.

Palladino berharap para pemainnya bisa segera bangkit, memulihkan kondisi, dan menunjukkan performa yang lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

Tags: AtalantaChampions Leaguekekalahanman-to-man markingMetapos.idRaffaele Palladinotanggapan
Previous Post

KPEI Sabet Penghargaan Internasional LACP Vision Awards dan ASRRAT 2025

Next Post

Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

Related Posts

Bruno Fernandes mengkritik strategi pressing Manchester United setelah kalah 1-4 dari Como. Michael Carrick menegaskan tim harus memperbaiki pertahanan.
Sport

MU Dibantai Como, Bruno Soroti Strategi Pressing

23 October 2026
Persija Jakarta memimpin klasemen Super League 2026/2027 dengan 15 poin, sedangkan Persib Bandung berada di posisi kedelapan menjelang pekan ketujuh.
Sport

Klasemen Super League: Persija Kokoh di Puncak

23 October 2026
Tiga Pemain Diaspora Garuda Belum Merumput usai Juara FIFA ASEAN Cup
Sport

Tiga Pemain Diaspora Garuda Belum Merumput usai Juara FIFA ASEAN Cup

23 October 2026
Lolos ke Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Tak Mau Lengah
Sport

Lolos ke Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Tak Mau Lengah

23 October 2026
Hasil French Open 2026, Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Lolos
Sport

Hasil French Open 2026, Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Lolos

22 October 2026
Persija Tampil Perkasa, Lima Gol ke Gawang Arema Antar Mereka ke Puncak
Sport

Persija Tampil Perkasa, Lima Gol ke Gawang Arema Antar Mereka ke Puncak

21 October 2026
Next Post
Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini