Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

IHSG Anjlok Lebih dari 2%, Emiten Energi Malah Bersinar

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
2 March 2026
in Ekbis
Mengenang Try Sutrisno, Jenderal TNI yang Menapaki Jalan dari Revolusi ke Istana

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah saham sektor minyak dan gas (migas) mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Senin pagi, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok lebih dari 2%.

Pada pukul 09.21 WIB, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) memimpin kenaikan dengan lonjakan 13,53% ke level 965. Disusul PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang menguat 9,66% ke 1.930 serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang naik 8,99% ke posisi 1.880.

BACA JUGA

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan

Penguatan juga terjadi pada PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang terapresiasi 5,43% ke 680 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang naik 2,51% ke level 2.450.

Sebaliknya, IHSG dibuka melemah 142,58 poin atau turun 1,73% ke 8.092,90. Tak lama setelah pembukaan, tekanan jual makin dalam hingga indeks sempat terkoreksi lebih dari 2%. Dari total saham yang diperdagangkan, 556 terkoreksi, 56 menguat, dan 103 stagnan. Nilai transaksi pagi mencapai Rp708,27 miliar dengan volume 976,34 juta saham dalam 104.578 kali transaksi.

Sentimen Geopolitik Jadi Pemicu

Penguatan saham migas terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Langkah Iran membatasi lalu lintas di Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar seperlima distribusi minyak dunia serta volume besar gas alam—menambah tekanan terhadap rantai pasok energi. Kondisi ini mendorong lonjakan harga komoditas energi di pasar internasional.

Harga minyak mentah Brent bahkan sempat menembus level US$72 per barel, mendekati posisi tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Kenaikan harga minyak tersebut menjadi katalis positif bagi saham-saham migas, khususnya emiten yang memiliki eksposur langsung terhadap harga energi global.

Selama harga minyak bertahan di level tinggi, prospek peningkatan pendapatan dan margin dinilai menjadi daya tarik bagi investor. Pergeseran arus dana ke aset berbasis komoditas dan instrumen lindung nilai (safe haven) pun semakin terlihat di tengah tekanan terhadap pasar saham domestik secara keseluruhan.

Tags: ELSA melonjakENRG naikIHSG anjlok 2 persenMetapos.idsaham migas menguat
Previous Post

Mengenal 7 Putra-Putri Try Sutrisno, Wapres ke-6 RI yang Wafat 2 Maret 2026

Next Post

Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

Related Posts

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial
Ekbis

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

23 October 2026
Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan
Ekbis

Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan

23 October 2026
Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah
Ekbis

Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah

22 October 2026
Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan
Ekbis

Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

22 October 2026
PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Next Post
Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini