Tuesday, September 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

IHSG Anjlok Lebih dari 2%, Emiten Energi Malah Bersinar

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
2 March 2026
in Ekbis
Mengenang Try Sutrisno, Jenderal TNI yang Menapaki Jalan dari Revolusi ke Istana

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah saham sektor minyak dan gas (migas) mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Senin pagi, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok lebih dari 2%.

Pada pukul 09.21 WIB, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) memimpin kenaikan dengan lonjakan 13,53% ke level 965. Disusul PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang menguat 9,66% ke 1.930 serta PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang naik 8,99% ke posisi 1.880.

BACA JUGA

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

Penguatan juga terjadi pada PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang terapresiasi 5,43% ke 680 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang naik 2,51% ke level 2.450.

Sebaliknya, IHSG dibuka melemah 142,58 poin atau turun 1,73% ke 8.092,90. Tak lama setelah pembukaan, tekanan jual makin dalam hingga indeks sempat terkoreksi lebih dari 2%. Dari total saham yang diperdagangkan, 556 terkoreksi, 56 menguat, dan 103 stagnan. Nilai transaksi pagi mencapai Rp708,27 miliar dengan volume 976,34 juta saham dalam 104.578 kali transaksi.

Sentimen Geopolitik Jadi Pemicu

Penguatan saham migas terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Langkah Iran membatasi lalu lintas di Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar seperlima distribusi minyak dunia serta volume besar gas alam—menambah tekanan terhadap rantai pasok energi. Kondisi ini mendorong lonjakan harga komoditas energi di pasar internasional.

Harga minyak mentah Brent bahkan sempat menembus level US$72 per barel, mendekati posisi tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Kenaikan harga minyak tersebut menjadi katalis positif bagi saham-saham migas, khususnya emiten yang memiliki eksposur langsung terhadap harga energi global.

Selama harga minyak bertahan di level tinggi, prospek peningkatan pendapatan dan margin dinilai menjadi daya tarik bagi investor. Pergeseran arus dana ke aset berbasis komoditas dan instrumen lindung nilai (safe haven) pun semakin terlihat di tengah tekanan terhadap pasar saham domestik secara keseluruhan.

Tags: ELSA melonjakENRG naikIHSG anjlok 2 persenMetapos.idsaham migas menguat
Previous Post

Mengenal 7 Putra-Putri Try Sutrisno, Wapres ke-6 RI yang Wafat 2 Maret 2026

Next Post

Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

Related Posts

SRO pasar modal menyalurkan bantuan sarana teknologi untuk Universitas Khairun dan cold storage tenaga surya bagi nelayan Rua, Maluku Utara.
Ekbis

Pasar Modal Salurkan Bantuan Teknologi dan Cold Storage di Maluku Utara

7 September 2026
Ekonom Bambang Brodjonegoro menilai integrasi ekosistem jalan tol penting untuk memperlancar konektivitas dan menekan biaya logistik Indonesia.
Ekbis

Bambang Brodjonegoro Dorong Integrasi Ekosistem Jalan Tol

7 September 2026
Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Sengketa dugaan pemindahan dana RDN senilai Rp2,58 miliar masuk tahap mediasi di PN Jakarta Pusat pada 9 September 2026.
Ekbis

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

4 September 2026
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat riset dan manufaktur bisnis fragrance untuk memperluas pasar serta masuk rantai pasok global.
Ekbis

SMLE Ekspansi Bisnis Fragrance, Bidik Pasar Global

2 September 2026
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030 dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).
Ekbis

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

2 September 2026
Next Post
Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

Tinggal Mudik Tanpa Waswas, Motor Kini Bisa Dititipkan di Kantor Polisi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini