Wednesday, July 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Iran Digempur Serangan Udara, Kemlu RI Minta WNI Tetap Siaga

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
28 February 2026
in Nasional
Iran Digempur Serangan Udara, Kemlu RI Minta WNI Tetap Siaga

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI mengeluarkan imbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran agar tetap bersikap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mematuhi ketentuan hukum setempat, serta menjaga komunikasi secara rutin dengan KBRI Tehran menyusul memburuknya kondisi keamanan akibat serangan udara di sejumlah wilayah.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa pihak KBRI Tehran telah mengonfirmasi terjadinya serangan udara bersenjata di beberapa kota sekitar pukul 09.45 waktu setempat.

BACA JUGA

Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah Dikritik, KPK Tegaskan Hormati Proses Hukum

TNI AL Siapkan Lanal Lampung Sambut Kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Saat ini, perwakilan RI di Iran memusatkan upaya pada penguatan komunikasi dengan para WNI serta telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat panduan keselamatan dan prosedur darurat.

“Kami terus melakukan pemantauan intensif serta evaluasi menyeluruh terhadap situasi keamanan, dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi menjamin keselamatan WNI,” ujar Yvonne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Dalam kondisi darurat, WNI dapat segera menghubungi hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 / +98 902 466 8889, atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI di +62 812-9007-0027.

Sebelumnya, media internasional memberitakan bahwa Israel dan Amerika Serikat melakukan serangan militer terhadap Iran.

Aksi tersebut disebut sebagai operasi militer kedua pada masa pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, setelah serangan pertama yang terjadi pada Juni 2025.

Trump menyebut operasi tersebut sebagai langkah untuk meniadakan ancaman yang diklaim berasal dari dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Iran.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Iran diketahui telah menjalani tiga putaran perundingan nuklir secara tidak langsung yang dimediasi oleh Oman. Dua putaran awal berlangsung di Muscat dan Jenewa, dengan fokus pada pembatasan pengayaan uranium sebagai imbalan pencabutan sanksi.

Putaran ketiga kemudian digelar di Jenewa pada 26 Februari.

Menteri Luar Negeri Oman menyampaikan bahwa perundingan tersebut menghasilkan kesepakatan kebijakan tanpa penimbunan uranium yang diperkaya, dengan pengurangan stok ke level terendah serta konversi menjadi bahan bakar permanen di bawah pengawasan penuh IAEA.

Tags: Donald TrumpIranIsraelKemenluKeselamatanMetapos.idnuklirpemantauanSerangan udaraYvonne Mewengkang
Previous Post

Aturan Umrah Ramadhan Diperketat, Penyelenggara Travel Indonesia Wajib Menyesuaikan Paket

Next Post

Japek II Selatan & Bocimi Seksi 3 Jadi Andalan Baru Mudik Lebaran 2026

Related Posts

Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah Dikritik, KPK Tegaskan Hormati Proses Hukum
Nasional

Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah Dikritik, KPK Tegaskan Hormati Proses Hukum

14 July 2026
AS Roma Buka Negosiasi dengan Manchester United demi Alejandro Garnacho
Nasional

TNI AL Siapkan Lanal Lampung Sambut Kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

14 July 2026
Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Resmi Jadi Tersangka
Nasional

Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Resmi Jadi Tersangka

14 July 2026
Setelah Kontroversi Penjual Es Teh, Gus Miftah Kini Disebut dalam Sidang Korupsi Proyek Kereta
Nasional

Setelah Kontroversi Penjual Es Teh, Gus Miftah Kini Disebut dalam Sidang Korupsi Proyek Kereta

14 July 2026
KPK Buka Suara soal Kasus Amplop Menhut Raja Juli Antoni, Bantah Dipengaruhi Politik
Nasional

KPK Buka Suara soal Kasus Amplop Menhut Raja Juli Antoni, Bantah Dipengaruhi Politik

14 July 2026
Catat! Magang Nasional 2026 Mulai Dibuka Pekan Ini, Kuota Capai 150 Ribu Peserta
Nasional

Catat! Magang Nasional 2026 Mulai Dibuka Pekan Ini, Kuota Capai 150 Ribu Peserta

14 July 2026
Next Post
Japek II Selatan & Bocimi Seksi 3 Jadi Andalan Baru Mudik Lebaran 2026

Japek II Selatan & Bocimi Seksi 3 Jadi Andalan Baru Mudik Lebaran 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini