Metapos.id, Jakarta – Seekor paus orca terpantau muncul di perairan Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kemunculan mamalia laut tersebut berhasil didokumentasikan oleh tim Smart Patrol Resor Mantehage, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, saat melakukan patroli rutin.
Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Catur Marbawa, menyatakan bahwa kemunculan paus orca di kawasan konservasi tersebut merupakan indikator positif bagi kondisi ekosistem laut.
Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa rantai makanan laut masih berjalan dengan baik dan kualitas lingkungan perairan berada dalam kondisi relatif sehat.
“Keberadaan predator puncak seperti paus orca mencerminkan tersedianya sumber pakan yang memadai serta terjaganya konektivitas ekosistem laut,” ujarnya.
Ia menambahkan, perairan Taman Nasional Bunaken juga menjadi habitat berbagai spesies laut lainnya, seperti paus sperma, paus pilot, lumba-lumba, dan duyung, yang menunjukkan tingginya keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.
Paus orca tersebut dilaporkan berada di perairan Bunaken selama kurang lebih satu jam sebelum bergerak kembali menuju laut dalam. Peristiwa ini disaksikan langsung oleh sejumlah petugas lapangan, mulai dari kepala resor, anggota resor, polisi kehutanan, hingga motoris kapal patroli.
Catur juga menegaskan bahwa paus orca merupakan satwa laut yang dilindungi di Indonesia. Oleh karena itu, kehadirannya di kawasan konservasi dinilai sebagai sinyal positif atas keberhasilan upaya perlindungan keanekaragaman hayati laut yang selama ini dilakukan.
Meski demikian, pihak pengelola taman nasional mengimbau para pengunjung, khususnya penyelam dan wisatawan bahari, untuk tidak mendekati paus orca tersebut.
Masyarakat diminta tidak menyentuh, menghalangi pergerakannya, atau melakukan tindakan yang dapat memicu stres maupun respons agresif, demi menjaga keselamatan manusia serta kelestarian satwa laut.













