Tuesday, June 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Dokumen FBI Ungkap Sumbangan Epstein ke Organisasi Pro-Israel, Muncul Dugaan Keterkaitan Mossad

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
9 February 2026
in Internasional
TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang

Metapos.id, Jakarta – Rilis dokumen internal Biro Investigasi Federal (FBI) oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kembali mengungkap sisi lain dari sosok Jeffrey Epstein. Selain dikenal sebagai terpidana kasus kejahatan seksual, Epstein kini kembali disorot atas dugaan hubungan dengan lembaga-lembaga pro-Israel serta spekulasi keterlibatannya dalam aktivitas intelijen internasional.

Berdasarkan dokumen tersebut, Epstein tercatat pernah memberikan sumbangan dana kepada Friends of Israel Defense Forces (FIDF) dan Jewish National Fund (JNF). Catatan FBI menunjukkan Epstein menyumbang sebesar US$25.000 kepada FIDF, organisasi yang mengklaim memiliki otoritas resmi dalam penggalangan dana bagi tentara Israel di Amerika Serikat.

BACA JUGA

Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III Dihapus, Ini Alasannya

Pesawat Airbus A321 Alami Insiden di Udara, Investigasi Resmi Digelar

Selain itu, Epstein juga disebut menyalurkan dana sebesar US$15.000 kepada JNF, organisasi yang berfokus pada pembangunan permukiman dan pengembangan tanah di Israel. Dalam pernyataan resminya, JNF menyebut dirinya berperan dalam membangun masa depan tanah dan masyarakat Israel lintas generasi.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari jutaan halaman arsip yang dirilis DOJ dalam beberapa waktu terakhir, yang memuat detail baru mengenai kehidupan Epstein, jaringan relasinya, serta dugaan aktivitas di luar kasus kriminal yang menjeratnya.

Sorotan paling kontroversial dalam dokumen tersebut muncul dari keterangan seorang confidential human source (CHS) atau informan rahasia FBI. Dalam laporan internal yang dikutip Anadolu Agency, informan tersebut mengaku meyakini bahwa Epstein merupakan mata-mata Israel.

Dokumen menyebutkan adanya percakapan yang diingat CHS, di mana pengacara Epstein, Alan Dershowitz, diduga pernah menyampaikan kepada Jaksa Federal Distrik Selatan Florida saat itu, Alexander Acosta, bahwa Epstein memiliki keterkaitan dengan dinas intelijen Amerika Serikat dan negara sekutunya.

Disebutkan pula bahwa CHS membagikan rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein. Dalam laporan tersebut diklaim bahwa setelah komunikasi tersebut, Mossad disebut akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein juga disebut memiliki kedekatan dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, dan diyakini mendapat pelatihan intelijen di bawah bimbingannya.

Dokumen itu juga mencantumkan pernyataan bahwa Barak pernah menganggap Perdana Menteri Israel saat ini, Benjamin Netanyahu, sebagai sosok bermasalah, serta memperkuat keyakinan informan bahwa Epstein direkrut sebagai agen Mossad.

Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh Netanyahu. Melalui unggahan di platform X, Netanyahu menegaskan bahwa Epstein tidak pernah bekerja untuk Israel. Ia menyatakan bahwa kedekatan Epstein dengan Ehud Barak tidak dapat dijadikan bukti keterlibatan intelijen dan justru menunjukkan sebaliknya.

Rilis dokumen terbaru ini kembali menyeret sejumlah tokoh publik ternama, termasuk Alan Dershowitz, serta figur elite politik dan keuangan Amerika Serikat yang sebelumnya juga dikaitkan dengan Epstein.

Jeffrey Epstein sendiri ditemukan meninggal dunia di sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks. Kematian tersebut memicu spekulasi luas karena terjadi di tengah sorotan global.

Sebelumnya, pada 2008, Epstein sempat mengaku bersalah dalam kasus penyediaan anak di bawah umur untuk prostitusi di Florida. Putusan tersebut menuai kritik karena dianggap terlalu ringan, terutama karena disetujui oleh Alexander Acosta, yang kemudian disebut memberikan kesepakatan hukum istimewa.

Para korban menuduh Epstein menjalankan jaringan perdagangan seks berskala besar yang melibatkan anak di bawah umur dan kalangan elite, yang kemudian menjadi dasar penyelidikan federal sebelum kematiannya.

Tags: DOJ Amerika Serikatdokumen FBI Epsteinepstein filesEpstein IsraelEpstein Mossadjeffrey epsteinMetapos.idsumbangan Epstein
Previous Post

Deretan Konglomerat di Balik Kepemilikan Mal Terbesar di Indonesia

Next Post

Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Related Posts

Byeon Woo Seok Dipastikan Jadi Presenter KMA 2026
Internasional

Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III Dihapus, Ini Alasannya

30 June 2026
Pesawat Airbus A321 Alami Insiden di Udara, Investigasi Resmi Digelar
Internasional

Pesawat Airbus A321 Alami Insiden di Udara, Investigasi Resmi Digelar

30 June 2026
Resepsi Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Hadirkan Stevie Nicks hingga Tim McGraw
Internasional

Tragedi di Arab Saudi, 14 Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Aramco

29 June 2026
Film Men in Black: International, Perburuan Alien Berujung Konspirasi
Internasional

Ratusan Orang Meninggal Akibat Gelombang Panas yang Melanda Eropa

27 June 2026
Internasional

Gempa Dahsyat Venezuela, 589 Orang Tewas dan 2.980 Terluka

27 June 2026
Malaysia Turunkan Harga Solar Bersubsidi Mulai 1 Juli 2026
Internasional

Malaysia Turunkan Harga Solar Bersubsidi Mulai 1 Juli 2026

26 June 2026
Next Post
Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini