• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, February 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Dokumen FBI Ungkap Sumbangan Epstein ke Organisasi Pro-Israel, Muncul Dugaan Keterkaitan Mossad

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
9 February 2026
in Internasional
TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Rilis dokumen internal Biro Investigasi Federal (FBI) oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kembali mengungkap sisi lain dari sosok Jeffrey Epstein. Selain dikenal sebagai terpidana kasus kejahatan seksual, Epstein kini kembali disorot atas dugaan hubungan dengan lembaga-lembaga pro-Israel serta spekulasi keterlibatannya dalam aktivitas intelijen internasional.

Berdasarkan dokumen tersebut, Epstein tercatat pernah memberikan sumbangan dana kepada Friends of Israel Defense Forces (FIDF) dan Jewish National Fund (JNF). Catatan FBI menunjukkan Epstein menyumbang sebesar US$25.000 kepada FIDF, organisasi yang mengklaim memiliki otoritas resmi dalam penggalangan dana bagi tentara Israel di Amerika Serikat.

Selain itu, Epstein juga disebut menyalurkan dana sebesar US$15.000 kepada JNF, organisasi yang berfokus pada pembangunan permukiman dan pengembangan tanah di Israel. Dalam pernyataan resminya, JNF menyebut dirinya berperan dalam membangun masa depan tanah dan masyarakat Israel lintas generasi.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari jutaan halaman arsip yang dirilis DOJ dalam beberapa waktu terakhir, yang memuat detail baru mengenai kehidupan Epstein, jaringan relasinya, serta dugaan aktivitas di luar kasus kriminal yang menjeratnya.

Sorotan paling kontroversial dalam dokumen tersebut muncul dari keterangan seorang confidential human source (CHS) atau informan rahasia FBI. Dalam laporan internal yang dikutip Anadolu Agency, informan tersebut mengaku meyakini bahwa Epstein merupakan mata-mata Israel.

Dokumen menyebutkan adanya percakapan yang diingat CHS, di mana pengacara Epstein, Alan Dershowitz, diduga pernah menyampaikan kepada Jaksa Federal Distrik Selatan Florida saat itu, Alexander Acosta, bahwa Epstein memiliki keterkaitan dengan dinas intelijen Amerika Serikat dan negara sekutunya.

Disebutkan pula bahwa CHS membagikan rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein. Dalam laporan tersebut diklaim bahwa setelah komunikasi tersebut, Mossad disebut akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein juga disebut memiliki kedekatan dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, dan diyakini mendapat pelatihan intelijen di bawah bimbingannya.

Dokumen itu juga mencantumkan pernyataan bahwa Barak pernah menganggap Perdana Menteri Israel saat ini, Benjamin Netanyahu, sebagai sosok bermasalah, serta memperkuat keyakinan informan bahwa Epstein direkrut sebagai agen Mossad.

Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh Netanyahu. Melalui unggahan di platform X, Netanyahu menegaskan bahwa Epstein tidak pernah bekerja untuk Israel. Ia menyatakan bahwa kedekatan Epstein dengan Ehud Barak tidak dapat dijadikan bukti keterlibatan intelijen dan justru menunjukkan sebaliknya.

Rilis dokumen terbaru ini kembali menyeret sejumlah tokoh publik ternama, termasuk Alan Dershowitz, serta figur elite politik dan keuangan Amerika Serikat yang sebelumnya juga dikaitkan dengan Epstein.

Jeffrey Epstein sendiri ditemukan meninggal dunia di sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks. Kematian tersebut memicu spekulasi luas karena terjadi di tengah sorotan global.

Sebelumnya, pada 2008, Epstein sempat mengaku bersalah dalam kasus penyediaan anak di bawah umur untuk prostitusi di Florida. Putusan tersebut menuai kritik karena dianggap terlalu ringan, terutama karena disetujui oleh Alexander Acosta, yang kemudian disebut memberikan kesepakatan hukum istimewa.

Para korban menuduh Epstein menjalankan jaringan perdagangan seks berskala besar yang melibatkan anak di bawah umur dan kalangan elite, yang kemudian menjadi dasar penyelidikan federal sebelum kematiannya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: DOJ Amerika Serikatdokumen FBI Epsteinepstein filesEpstein IsraelEpstein Mossadjeffrey epsteinMetapos.idsumbangan Epstein
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Undangan Rapat Perdana Board of Peace untuk Prabowo, Istana Masih Tunggu Kepastian

Undangan Rapat Perdana Board of Peace untuk Prabowo, Istana Masih Tunggu Kepastian

by Taufik Hidayat
9 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri rapat perdana...

Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

by Taufik Hidayat
9 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang,...

Latihan Penerbangan Berujung Tragedi, Helikopter Angkatan Darat Korsel Jatuh di Gapyeong

Deretan Konglomerat di Balik Kepemilikan Mal Terbesar di Indonesia

by Desti Dwi Natasya
9 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pusat perbelanjaan modern atau mal masih menjadi salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi perkotaan di Indonesia. Selain...

Rp15 Miliar Disiapkan, Kepesertaan BPJS Kesehatan Segera Diaktifkan Kembali

Rp15 Miliar Disiapkan, Kepesertaan BPJS Kesehatan Segera Diaktifkan Kembali

by Taufik Hidayat
9 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap mengucurkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk mendukung program pengaktifan...

Next Post
Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Pers di Garda Demokrasi: HPN 2026 Banten Perkuat Literasi Digital Anak Muda

Recommended.

Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Dilarang Dicicil!

Menaker Ida Fauziyah Minta Pemda Awasi Penyaluran THR

19 March 2024
Mendagri Tito Targetkan Pemda Bisa Beli Produk Barang dan Jasa Dalam Negeri Hingga Rp200 Triliun

Mendagri Tito Targetkan Pemda Bisa Beli Produk Barang dan Jasa Dalam Negeri Hingga Rp200 Triliun

26 April 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini