Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Berisiko bagi Kesehatan, Pemprov DKI Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Ciliwung

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
31 January 2026
in Nasional
Berisiko bagi Kesehatan, Pemprov DKI Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Ciliwung

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau warga untuk tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu yang berasal dari Sungai Ciliwung maupun perairan lain yang telah tercemar. Langkah ini diambil karena ikan dari lingkungan tercemar dinilai tidak aman untuk dikonsumsi dan berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A Sibalok, mengatakan bahwa ikan sapu-sapu sejatinya dapat dikonsumsi apabila berasal dari hasil budidaya yang dikelola secara terkontrol serta telah melalui pengujian laboratorium. Namun, ikan yang ditangkap secara liar dari sungai atau waduk tercemar tidak melalui proses pengawasan mutu dan keamanan pangan.

BACA JUGA

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

Menurutnya, konsumsi ikan segar di Indonesia telah diatur dalam Standar Nasional Indonesia (SNI), termasuk ketentuan mengenai batas maksimal cemaran logam berat. Ikan hasil tangkapan liar dari perairan tercemar tidak dapat dipastikan memenuhi ketentuan tersebut sehingga keamanannya tidak terjamin.

Hasudungan juga mengungkapkan bahwa sejumlah penelitian menemukan ikan sapu-sapu dari sungai tercemar berpotensi mengandung logam berat berbahaya, seperti arsen, kadmium, timbal, dan merkuri. Zat-zat tersebut dapat terakumulasi dalam tubuh ikan dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, ikan dari perairan tercemar juga berpotensi membawa bakteri patogen serta cemaran lainnya.

Melihat kondisi sungai-sungai di Jakarta yang telah tercemar limbah industri dan domestik, KPKP menilai ikan liar dari perairan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan terus menggencarkan edukasi kepada warga agar lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih sumber pangan.

Sebagai bentuk pemanfaatan alternatif, ikan sapu-sapu disarankan digunakan untuk keperluan non-konsumsi, seperti bahan pupuk atau pakan ternak non-pangan.

Tags: berbahayaCiliwungDKI JakartaHasudungan A SibalokIkan sapu-sapuKesehatanKPKPMetapos.idTidak konsumsi
Previous Post

Menyapa Alam Vulkanik Kawah Ratu di Lereng Gunung Salak

Next Post

Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

Related Posts

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji
Nasional

Wamenhaj Usulkan Keterlibatan Nonmuslim sebagai Petugas Haji

1 November 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad
Nasional

Polda Metro Jaya Klarifikasi Deklarasi Mahasiswa dan Kehadiran Raffi Ahmad

1 November 2026
Viral Dugaan Manipulasi Kadar Emas 24 Karat Jadi 16 Karat
Nasional

Bea Cukai Ungkap Peredaran 3 Juta Batang Rokok Ilegal

31 October 2026
Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja
Nasional

Polri Siapkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Sasar Warga Belum Bekerja

31 October 2026
RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong
Nasional

RUU Perampasan Aset Bakal Jerat Pelaku Investasi dan Travel Haji Bodong

31 October 2026
Prabowo Buka Kampus Taruna Nusantara, 677 Siswa Diminta Jadi Generasi Cinta Tanah Air
Nasional

Prabowo Buka Kampus Taruna Nusantara, 677 Siswa Diminta Jadi Generasi Cinta Tanah Air

30 October 2026
Next Post
Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini