Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

AHY: Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh Disiapkan Lewat Restrukturisasi Keuangan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
20 January 2026
in Nasional
AHY: Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh Disiapkan Lewat Restrukturisasi Keuangan

Metapos.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa pemerintah masih mendalami formula terbaik untuk menangani kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh). Pernyataan itu disampaikan usai pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

AHY menjelaskan, agenda utama dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan penataan ulang struktur keuangan proyek kereta cepat. Ia menegaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah siap mengambil peran guna menjaga keberlanjutan dan kesehatan pembiayaan proyek strategis nasional tersebut.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Menurut AHY, pemerintah memilih bersikap hati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Langkah tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Ia menambahkan, Kereta Cepat Jakarta–Bandung memiliki nilai strategis yang besar, baik dari sisi ekonomi maupun konektivitas. Terlebih, pemerintah juga tengah menyiapkan rencana pengembangan jalur kereta cepat hingga Surabaya, sehingga pembenahan aspek keuangan menjadi fondasi utama sebelum ekspansi dilakukan.

Dalam proses restrukturisasi tersebut, AHY menyebut keterlibatan banyak pihak tidak terhindarkan, termasuk mitra dari Tiongkok. Pemerintah juga harus memperhitungkan dampaknya terhadap stabilitas fiskal perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan bersama Kementerian Perhubungan, PT KAI, Danantara, serta Kementerian Keuangan.

Selain penataan keuangan, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembentukan komite nasional kereta cepat. Komite ini nantinya akan berperan dalam pengambilan kebijakan strategis dan teknis. Di sisi regulasi, Peraturan Pemerintah (PP) juga disiapkan agar pengaturan tidak hanya terbatas pada proyek Jakarta–Bandung, tetapi juga mencakup rencana pengembangan di wilayah lain.

AHY menegaskan, sebagai pemerintahan yang baru berjalan, pihaknya ingin memastikan setiap rencana pengembangan infrastruktur dilakukan dengan perencanaan yang matang, khususnya dari sisi pendanaan.

Ia pun menekankan bahwa pengalaman pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung akan menjadi bahan evaluasi penting.

Pemerintah, lanjutnya, juga akan melakukan perbandingan dengan negara-negara lain yang lebih dahulu mengoperasikan kereta cepat guna memastikan pengembangan ke depan berjalan lebih optimal.

Tags: AhyBertemuKewajibanmenanganiMetapos.idPurbayaUtangWhoosh
Previous Post

Kasus ‘Mens Rea’, Pandji Pragiwaksono Segera Dipanggil Polda Metro Jaya

Next Post

Indonesia Masters 2026: Lanny/Apriyani Melaju ke 16 Besar Usai Kalahkan Wakil China

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Indonesia Masters 2026: Lanny/Apriyani Melaju ke 16 Besar Usai Kalahkan Wakil China

Indonesia Masters 2026: Lanny/Apriyani Melaju ke 16 Besar Usai Kalahkan Wakil China

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini