• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, April 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

DPR Minta Penanganan Darurat Cegah Stunting Anak Pascabencana di Sumatera

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 December 2025
in Nasional
DPR Minta Penanganan Darurat Cegah Stunting Anak Pascabencana di Sumatera
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Terbatasnya akses menuju wilayah terdampak banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumatera masih menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan. Kondisi ini berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan pangan di lokasi pengungsian, terutama bagi bayi dan balita.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan sedikitnya 13 anak mengalami stunting pascabencana banjir dan longsor di wilayah tersebut. Temuan ini menjadi peringatan serius terhadap kondisi gizi anak-anak di pengungsian yang membutuhkan penanganan segera.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, meminta pemerintah segera mengambil langkah darurat untuk mencegah bertambahnya kasus stunting di daerah terdampak bencana. Ia menilai jumlah kasus yang terdata berpotensi lebih kecil dibandingkan kondisi riil di lapangan.

“Anak-anak terdampak bencana yang mengalami stunting harus segera ditangani secara cepat dan menyeluruh. Ini bisa menjadi fenomena gunung es jika tidak ditangani dengan serius,” ujar Neng Eem kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan jangka pendek, tetapi juga memengaruhi tumbuh kembang anak, tingkat kecerdasan, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Padahal, pemerintah menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Ia menegaskan anak-anak merupakan kelompok paling rentan dalam situasi bencana, sehingga pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi prioritas utama. “Bantuan makanan khusus untuk bayi dan balita di pengungsian harus segera disalurkan. Kebutuhan gizi anak tidak bisa disamakan dengan orang dewasa,” katanya.

Selain bantuan pangan bergizi, Neng Eem juga mendorong penguatan layanan kesehatan anak di lokasi pengungsian, termasuk pemantauan status gizi secara rutin, pendampingan bagi ibu, serta ketersediaan tenaga medis dan ahli gizi.

“Penanganan stunting dalam situasi bencana harus dilakukan secara terpadu, mulai dari pemenuhan gizi, layanan kesehatan, hingga perlindungan anak. Negara tidak boleh abai terhadap masa depan anak-anak,” pungkasnya.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Banjir longsorIDAIkondisi giziMetapos.idNeng Eem MarhamahStuntingSumatra
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

AS dan Iran Jajaki Gencatan Senjata 45 Hari di Tengah Konflik

AS dan Iran Jajaki Gencatan Senjata 45 Hari di Tengah Konflik

by Taufik Hidayat
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat dan Iran tengah menjajaki peluang gencatan senjata sementara selama 45 hari. Meski begitu, pembahasan...

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Ajak Pemimpin Hentikan Perang

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Ajak Pemimpin Hentikan Perang

by Farida Ratnawati
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Paus Leo XIV serukan perdamaian dunia di tengah konflik global yang terus meningkat. Oleh karena itu, paus...

DPR Panggil Purbaya, Soroti Kinerja Penerimaan Negara Kuartal I

DPR Panggil Purbaya, Soroti Kinerja Penerimaan Negara Kuartal I

by Aulia Fitrie
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – DPR panggil Purbaya untuk membahas kinerja penerimaan negara pada awal tahun. Oleh karena itu, dpr panggil purbaya...

Kemnaker Buka Pembinaan K3 Batch 2 untuk 2.100 Peserta

Kemnaker Buka Pembinaan K3 Batch 2 untuk 2.100 Peserta

by Rahmat Herlambang
6 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Program Pembinaan K3 Kemnaker kembali dibuka melalui batch kedua dengan kuota 2.100 peserta dari seluruh Indonesia. Pendaftaran...

Next Post
Pendaki Perempuan Meninggal Dunia Diduga Tersambar Petir di Gunung Merbabu

Pendaki Perempuan Meninggal Dunia Diduga Tersambar Petir di Gunung Merbabu

Recommended.

AS Kembali Sita Kapal di Perairan Venezuela, Tekanan Era Trump Terhadap Caracas Meningkat

AS Kembali Sita Kapal di Perairan Venezuela, Tekanan Era Trump Terhadap Caracas Meningkat

21 December 2025
Dirut Bank BTN Sabet Banker of The Year 2023

Dirut Bank BTN Sabet Banker of The Year 2023

6 December 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini