• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, January 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Menjelang Publikasi Dokumen Epstein, Publik AS Ramai Menilai Trump Mengetahui Dugaan Kejahatan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
14 December 2025
in Internasional
Menjelang Publikasi Dokumen Epstein, Publik AS Ramai Menilai Trump Mengetahui Dugaan Kejahatan
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Menjelang dirilisnya lanjutan dokumen kasus Jeffrey Epstein, pandangan publik Amerika Serikat kian mengarah pada keyakinan bahwa Presiden Donald Trump telah mengetahui dugaan kejahatan Epstein sebelum kasus tersebut terbuka luas ke publik. Persepsi ini menguat seiring beredarnya bocoran informasi terbaru serta hasil sejumlah survei yang menunjukkan tingkat kecurigaan masyarakat yang tinggi, termasuk di kalangan pendukung Partai Republik.

 

Pada Jumat lalu, anggota Partai Demokrat di DPR AS mempublikasikan sejumlah foto baru yang memperlihatkan Trump bersama beberapa tokoh ternama, seperti Bill Clinton, Steve Bannon, dan Richard Branson. Foto-foto tersebut merupakan bagian dari puluhan ribu arsip gambar milik Epstein. Meski hubungan Epstein dengan berbagai figur publik tersebut telah lama diketahui dan tidak ada satu pun dari mereka yang didakwa melakukan pelanggaran hukum, kemunculan kembali arsip ini kembali memicu sorotan terhadap Trump.

 

Sorotan publik semakin tajam setelah hasil jajak pendapat Reuters–Ipsos dirilis. Dalam survei tersebut, responden ditanya apakah mereka percaya Trump tidak mengetahui dugaan kejahatan Epstein sebelum kasus itu terungkap. Hasilnya, hanya 18 persen responden yang menilai Trump “mungkin” atau “sangat mungkin” tidak mengetahui. Sebaliknya, sekitar 60 persen menyatakan “tidak terlalu mungkin” atau “sama sekali tidak mungkin” Trump tidak tahu, menunjukkan mayoritas publik cenderung percaya bahwa Trump memiliki pengetahuan terkait kasus tersebut.

 

Di kalangan pemilih Partai Republik, hasilnya juga menunjukkan perpecahan. Sekitar 39 persen responden menilai Trump kemungkinan mengetahui dugaan kejahatan Epstein, sementara 34 persen percaya sebaliknya. Meskipun Trump tidak pernah didakwa atau secara hukum dituduh terlibat dalam kasus Epstein dan telah berulang kali membantah keterkaitan apa pun, tingkat kecurigaan publik tetap tergolong signifikan.

 

Temuan serupa juga muncul dalam survei Yahoo News–YouGov pada Juli lalu. Sekitar 48 persen warga AS menyatakan percaya bahwa Trump tidak hanya mengetahui, tetapi juga terlibat dalam kejahatan Epstein. Sementara itu, 24 persen responden secara tegas menolak anggapan tersebut, dan sisanya memilih bersikap netral. Di antara pemilih Partai Republik, sekitar 55 persen menyatakan sepenuhnya menolak tuduhan itu.

 

Berbagai hasil survei ini memperlihatkan bahwa sebagian besar masyarakat AS masih membuka kemungkinan bahwa presiden mereka mengetahui, atau setidaknya memahami, aktivitas ilegal seorang pelaku kejahatan seksual yang telah lama menjadi sorotan publik. Situasi ini berpotensi menjadi tantangan politik serius bagi Trump, terutama menjelang tenggat pekan depan ketika Departemen Kehakiman AS diwajibkan menyerahkan dokumen terkait Epstein kepada Kongres.

 

Gedung Putih sendiri menepis kemunculan foto dan email terbaru tersebut dengan menyebutnya sebagai “rekayasa politik Demokrat,” serta menegaskan bahwa materi tersebut tidak membuktikan kesalahan Trump. Namun demikian, sejumlah pernyataan Trump di masa lalu yang dinilai tidak konsisten mengenai hubungannya dengan Epstein, ditambah lambannya pengungkapan informasi tertentu, dinilai turut memperkuat kecurigaan publik.

 

Dengan semakin dekatnya waktu rilis dokumen resmi, tren opini publik yang tercermin dalam berbagai jajak pendapat ini menjadi sinyal peringatan politik bagi Trump. Persepsi publik yang sejak lama diliputi kecurigaan terhadap kasus Epstein kini semakin menguat, dan berpotensi memunculkan dampak politik yang nyata ke depannya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: Amerika Serikatkasus Jeffrey EpsteinMetapos.idPresiden Donald Trump
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

Dukungan Gerakan Rakyat ke Anies Picu Dinamika Politik Menuju Pilpres 2029

Dukungan Gerakan Rakyat ke Anies Picu Dinamika Politik Menuju Pilpres 2029

by Taufik Hidayat
29 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Dukungan Partai Gerakan Rakyat kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju pada Pilpres 2029 dinilai...

Surabaya Resmi Bentuk Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah

Surabaya Resmi Bentuk Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah

by Taufik Hidayat
29 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Kota Surabaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah guna memperkuat rasa aman masyarakat...

KPK Dalami Kasus Kuota Haji, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Dipanggil sebagai Saksi

Penyidikan Korupsi Maidi, KPK Sita Uang Tunai Saat Geledah Dinas Pendidikan Madiun

by Desti Dwi Natasya
29 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun, Jawa Timur, pada Rabu (28/1/2026)....

51 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Uang di Bawah Bantal

IHSG Kembali Disetop Sementara, Purbaya Nilai Pasar Alami Guncangan Sesaat

by Desti Dwi Natasya
29 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penghentian perdagangan sementara atau trading halt setelah mencatat pelemahan tajam...

Next Post
Ketertarikan Gen Z pada Estetika Dekorasi Angkat Penjualan Piringan Hitam

Ketertarikan Gen Z pada Estetika Dekorasi Angkat Penjualan Piringan Hitam

Recommended.

Polisi Pastikan Tak Ditemukan Unsur Kekerasan dalam Kasus Meninggalnya Lula Lahfah

Polisi Pastikan Tak Ditemukan Unsur Kekerasan dalam Kasus Meninggalnya Lula Lahfah

24 January 2026
Sah! RUPST KSEI Angkat Jajaran Direksi Periode 2023 – 2027

Sah! RUPST KSEI Angkat Jajaran Direksi Periode 2023 – 2027

25 May 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

20 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini