• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, February 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemprov Aceh Sebut Pernyataan Mentan soal 250 Ton Beras Sabang Terlalu Dibesar-besarkan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
26 November 2025
in Nasional
Pemprov Aceh Sebut Pernyataan Mentan soal 250 Ton Beras Sabang Terlalu Dibesar-besarkan
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menilai pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terkait tudingan adanya impor 250 ton beras ilegal di Sabang dinilai berlebihan dan tidak proporsional.

Juru bicara Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Muhammad MTA, menegaskan bahwa Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) beserta pihak terkait tidak melanggar aturan apa pun dalam proses pemasukan beras tersebut.

“Pernyataan Menteri Amran kami nilai terlalu reaktif dan kurang mempertimbangkan sensitivitas daerah, khususnya Aceh yang memiliki sejarah konflik. Isu impor 250 ton beras itu didramatisasi seolah merupakan tindak pidana besar,” ujar MTA dalam keterangan tertulis, Senin malam.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan mendatangkan beras dari luar merupakan langkah transisi yang bertujuan membantu kebutuhan masyarakat, terutama karena Sabang memiliki status sebagai kawasan bebas.

Menurutnya, harga beras yang dibawa dari daratan relatif tinggi, sehingga memberatkan warga Sabang di tengah kondisi ekonomi saat ini. Karena itu, penyebutan beras ilegal dianggap melemahkan kewenangan Aceh dan BPKS yang telah diatur dalam perundang-undangan.

MTA meminta agar persoalan terkait kewenangan dan regulasi dapat disikapi dengan lebih bijak oleh pemerintah pusat demi menjaga stabilitas nasional dan persatuan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo.

Ia juga menyebutkan bahwa Gubernur Aceh berharap Kementerian Pertanian segera melakukan uji laboratorium terhadap 250 ton beras tersebut sesuai prosedur, kemudian mendistribusikannya kembali kepada masyarakat Sabang.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan temuan 250 ton beras impor yang disebut ilegal di sebuah gudang milik PT Multazam Sabang Group. Ia menyatakan impor tersebut melanggar aturan serta bertentangan dengan instruksi Presiden agar tidak melakukan impor beras. Pemerintah berjanji menindak pihak yang bertanggung jawab.

 

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: 250 tonAcehberas ilegalberlebihanBPKSMetapos.idMuhammad MTA
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

BNN–Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dari Luxembourg

BNN–Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dari Luxembourg

by Taufik Hidayat
25 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta...

Konsumsi Berlebih Saat Berbuka, Kemenkes: Risiko Diabetes Mengintai

Konsumsi Berlebih Saat Berbuka, Kemenkes: Risiko Diabetes Mengintai

by Taufik Hidayat
25 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Tradisi berbuka puasa kerap dimaknai dengan konsumsi beragam hidangan manis dan gorengan secara berlebihan. Menyikapi hal tersebut,...

Kapolri Ajak Media Bersinergi Awasi Kinerja Polri dan Jaga Stabilitas Nasional

Kapolri Ajak Media Bersinergi Awasi Kinerja Polri dan Jaga Stabilitas Nasional

by Taufik Hidayat
25 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak insan pers untuk terlibat aktif dalam mengawal kinerja kepolisian sekaligus menjaga stabilitas...

Sidang Chromebook Ungkap Fakta Baru, Saksi Tegaskan Tak Ada Dana Mengalir ke Nadiem

Sidang Chromebook Ungkap Fakta Baru, Saksi Tegaskan Tak Ada Dana Mengalir ke Nadiem

by Rahmat Herlambang
25 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sidang lanjutan perkara pengadaan laptop Chromebook pada 23 Februari 2026 menghadirkan sejumlah fakta penting di persidangan. Keterangan...

Next Post
Prabowo Minta Erick Thohir Tingkatkan Kesejahteraan Atlet dan Kembangkan Pusat Olahraga

Prabowo Minta Erick Thohir Tingkatkan Kesejahteraan Atlet dan Kembangkan Pusat Olahraga

Recommended.

Kemenkeu Tinjau Peran Konsultan di Kasus Rafael Alun Trisambodo

Kemenkeu Tinjau Peran Konsultan di Kasus Rafael Alun Trisambodo

8 March 2023
INTEGRASI DAN STASIUN SENTRAL MANGGARAI

INTEGRASI DAN STASIUN SENTRAL MANGGARAI

6 June 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini