• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sunday, January 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

TAMENG Jadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang, Dorong Inovasi dari Desa

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
9 October 2025
in Ekbis
TAMENG Jadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang, Dorong Inovasi dari Desa
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Tawangargo Smart-Eco Farming Village, atau dikenal dengan sebutan TAMENG, kini resmi bertransformasi menjadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan pertama di Kabupaten Malang. Program yang digagas oleh petani binaan Petrokimia Gresik ini menjadi model kolaborasi inklusif berbasis masyarakat, yang bertujuan menjawab tantangan perubahan iklim dan meningkatkan produktivitas hortikultura secara berkelanjutan.

 

“Living Lab ini digerakkan langsung oleh masyarakat. Di sini, kami sebagai petani bukan hanya menjadi objek, tapi juga subjek yang melakukan penelitian dan uji coba nyata untuk pertanian berkelanjutan,” kata Karmukit, salah satu local hero program TAMENG.

 

Sebagai Living Lab, TAMENG kini menjadi tempat bagi petani, peneliti, mahasiswa, hingga komunitas untuk bekerja sama mencari solusi nyata di bidang pertanian. Melalui kolaborasi lintas sektor, mereka mengembangkan berbagai inovasi, menerapkan teknologi tepat guna, serta memperkuat praktik pertanian ramah lingkungan.

 

“Banyak transformasi yang kami lakukan. Alhamdulillah, TAMENG sekarang berkembang dari desa hortikultura biasa menjadi pusat riset berbasis komunitas. Pertanian dan peternakan di sini kini terintegrasi dengan wisata edukasi. TAMENG membuktikan bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi,” tambah Karmukit.

 

Program TAMENG sendiri dimulai sejak tahun 2022 dengan melibatkan 35 petani dari kelompok Agronova Vision. Dengan dukungan Petrokimia Gresik, para petani dilatih menerapkan konsep climate smart agriculture—pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.

 

Kini, TAMENG berkembang menjadi pusat hortikultura modern dengan teknologi ramah lingkungan, seperti pemanfaatan solar cell untuk menggerakkan alat pertanian (pompa air, water drip, sprinkle, dan sebagainya) serta memiliki fasilitas pengolahan limbah. Limbah pertanian dikelola secara mandiri menjadi pupuk organik cair (POC), agensia hayati, dan pakan ternak.

 

Sementara limbah sayur yang masih layak konsumsi diolah oleh kelompok istri petani menjadi produk seperti mie sayur, keripik, dan dodol sayur, yang dijual di warung desa. Limbah anorganik dipilah dan dikelola oleh Bank Sampah, sedangkan limbah B3 dipisahkan agar tidak mencemari lingkungan.

 

Untuk menambah sumber pendapatan, kelompok juga mengembangkan peternakan domba, budidaya ikan dan azolla, serta budidaya cacing kascing yang menghasilkan pupuk organik sekaligus menjadi pakan alami bagi ikan.

 

Selain menjadi sentra pertanian dan peternakan, TAMENG kini juga berkembang menjadi kawasan agrowisata edukatif, di mana wisatawan dapat belajar menanam, memanen, hingga mencicipi hasil olahan produk lokal. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat sekitar untuk memperkuat ekonomi desa.

 

TAMENG telah terpilih sebagai bagian dari Program Closed Loop Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, bekerja sama dengan BUMDes Sumber Rejeki untuk memasarkan produk-produk lokal seperti plant booster dan agensia hayati dari Agronova Vision.

 

“Living Lab ini menjadikan TAMENG sebagai ekosistem pertanian hortikultura dari hulu ke hilir, yang mampu meningkatkan kemandirian petani serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Karmukit.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Petrokimia Gresik atas dukungan sejak awal berdirinya program. “Berkat pendampingan Petrokimia Gresik, TAMENG kini bukan hanya menjadi solusi pertanian hortikultura yang tangguh terhadap perubahan iklim, tetapi juga berperan besar dalam kemajuan pertanian Indonesia,” tutupnya.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Kabupaten MalangLiving LabLiving Lab Pertanian BerkelanjutanMetapos.idPetaniprogram TAMENGTAMENGTawangargo Smart-Eco Farming Village
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Kunjungan Wisata ke Lampung Tembus 24,7 Juta Sepanjang 2025

Kunjungan Wisata ke Lampung Tembus 24,7 Juta Sepanjang 2025

by Taufik Hidayat
11 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sektor pariwisata Provinsi Lampung menunjukkan kinerja yang terus menguat sepanjang 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat...

BNN Ungkap Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Tiga Tersangka Diamankan

BNN Ungkap Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Tiga Tersangka Diamankan

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mengungkap keberadaan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis...

John Herdman Tiba di Jakarta untuk Memulai Tugas sebagai Pelatih Timnas

John Herdman Tiba di Jakarta untuk Memulai Tugas sebagai Pelatih Timnas

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – John Herdman, pelatih anyar Timnas Indonesia, resmi tiba di Jakarta pada Sabtu (10/1) siang. Pelatih berusia 50...

Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Habisi Nyawa Rekan Sendiri

Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Habisi Nyawa Rekan Sendiri

by Taufik Hidayat
10 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Seorang pria berinisial DS (42) tewas setelah ditusuk oleh rekannya sendiri di kawasan Cimanggis, Depok. Aksi pembunuhan...

Next Post
Bukalapak Perkuat Ekspansi Global Industri Gim Lewat Peluncuran Multi Realm Games (MRG)

Bukalapak Perkuat Ekspansi Global Industri Gim Lewat Peluncuran Multi Realm Games (MRG)

Recommended.

RI Bakal Impor 2 Juta Ton Beras, Ini Kata Bapanas

Bulog: Serapan Beras Dalam Negeri Capai 535.000 Ton

20 May 2024
Kementerian Perindustrian Dongkrak Potensi Industri di Papua

Kemenperin Wanti-wanti Ada Lonjakan Impor Baja hingga TPT imbas Perang Tarif AS-Cina

3 July 2025

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini