Tuesday, June 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Air Isi Ulang Belum Tentu Aman: Warga Kebayoran Lama Selatan Dapat Penyuluhan soal Risiko dan Cara Meminimalisir Kontaminasi

Afizahri by Afizahri
8 August 2025
in Lifestyle & Health
Air Isi Ulang Belum Tentu Aman: Warga Kebayoran Lama Selatan Dapat Penyuluhan soal Risiko dan Cara Meminimalisir Kontaminasi

Jakarta, Metapos.id — Lebih dari dua miliar orang di dunia masih kekurangan akses terhadap air minum yang aman. Dampaknya bukan hanya menyebabkan 1,4 juta kematian setiap tahun, tetapi juga berkontribusi terhadap 50 persen angka malnutrisi global. Di Indonesia,situasi tak kalah memprihatinkan. Data Survei Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT)2023 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 80 persen akses air minum masih belum tergolong aman.

Bahkan, cemaran bakteri E.coli ditemukan pada 45,4 persen air minum isi ulang yang diuji.Kondisi ini mendorong Yayasan Jiva Svastha Nusantara untuk terus mengadakan edukasi publik tentang air minum yang layak konsumsi. Pada Kamis (7/8), yayasan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan di Kantor Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

BACA JUGA

BigHit Music Siapkan Tindakan Hukum demi Lindungi Member Cortis

Kisah RESCENE, Girl Group dari Agensi Kecil yang Kini Mencuri Perhatian

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program “Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas air minum,serta membekali warga dengan pengetahuan seputar risiko kontaminasi air dan carameminimalisirnya.Dalam sesi penyuluhan, Wuhgini, SKM., M.A., Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, menyampaikan bahwa kualitas air yang tampak bersih secara fisik belum tentu aman untuk dikonsumsi.“Air minum yang aman harus lolos tiga parameter: fisik, kimia, dan mikrobiologi.

Dua parameter terakhir hanya bisa dipastikan lewat uji laboratorium, terutama untuk mendeteksi keberadaan bakteri seperti E.coli,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya legalitas dan kebersihan dalam praktik depot air minum isiulang.“SLHS itu jaminan mutu pangan. Kalau depot air isi ulang tidak punya SLHS, itu ibarat naik motor tanpa SIM. Berisiko dan tidak bertanggung jawab. SLHS memastikan depot tersebut sudah diperiksa oleh petugas kesehatan lingkungan dan memenuhi standar sanitasi yang ditentukan,” jelasnya.Wuhgini mengimbau agar masyarakat lebih berani bersikap kritis terhadap depot air minum isi ulang.

Jangan ragu menolak beli dari depot yang tempatnya kotor, peralatannya tidak food grade,atau operatornya terlihat jorok dan tidak memakai masker atau alat pelindung diri. Ini menyangkut kesehatan keluarga kita sendiri,” tambahnya.Ia juga menjelaskan bahwa konsumsi air yang terkontaminasi berisiko menyebabkan diare,hepatitis, kolera, dan gangguan penyerapan nutrisi.

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan risiko stunting, terutama pada anak-anak.Dari sisi penyelenggara, Surya Putra, Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sadar terhadap kualitas air minum.“Kami berharap masyarakat di sini mulai peka terhadap apa yang diminum setiap hari.

Mulai dari memilih sumber air yang aman, menjaga kebersihan galon dan dispenser, hingga jadi konsumen yang berani bertanya tentang uji lab dan legalitas depot air minum isi ulang,” ujarnya.Dalam penyuluhan ini, depot air minum isi ulang juga menjadi topik pembahasan utama,mengingat banyaknya masalah yang dihadapi industri ini, mulai dari lemahnya pengawasan hingga minimnya kesadaran pengusaha akan standar kebersihan.

Sebagai informasi, hasil uji laboratorium sebelumnya yang dilakukan oleh Yayasan Jiva di Kota Bandung memperkuat urgensi penyuluhan ini. Dari 86 sampel air minum rumah tangga yang diuji, 73 (84,9%) di antaranya terbukti terkontaminasi bakteri E.coli dan/atau coliform.Sementara itu, dari 72 sampel air depot air minum isi ulang yang diuji, 61 (84,7%) juga terkontaminasi bakteri yang sama.Melalui kegiatan ini, Yayasan Jiva berharap semakin banyak warga yang teredukasi dan mampu menjadi agen perubahan dalam memastikan air minum yang dikonsumsi keluarganya benar-benar aman.

Tags: Air isi ulangMetapos.udPenyuluhanYayasan jiva svastha
Previous Post

Menteri Pendidikan Imbau Larangan Main Roblox, Sebut Ada Unsur Kekerasan dan Ujaran Kasar

Next Post

BTN Resmi Luncurkan Bale Korpora, Platform Wholesale Banking Terintegrasi untuk Nasabah Korporasi

Related Posts

Kisah RESCENE, Girl Group dari Agensi Kecil yang Kini Mencuri Perhatian
Lifestyle & Health

BigHit Music Siapkan Tindakan Hukum demi Lindungi Member Cortis

30 June 2026
Kisah RESCENE, Girl Group dari Agensi Kecil yang Kini Mencuri Perhatian
Lifestyle & Health

Kisah RESCENE, Girl Group dari Agensi Kecil yang Kini Mencuri Perhatian

30 June 2026
Pesawat Airbus A321 Alami Insiden di Udara, Investigasi Resmi Digelar
Lifestyle & Health

TXT Umumkan Single Jepang Terbaru yang Rilis Agustus 2026

30 June 2026
Pangeran William Jadi Anggota Kerajaan Terkaya, Kalahkan Charles III
Lifestyle & Health

Pangeran William Jadi Anggota Kerajaan Terkaya, Kalahkan Charles III

29 June 2026
Live-Action Moana Siap Tayang dengan Visual Sinematik dan Aksi Lebih Besar
Lifestyle & Health

Live-Action Moana Siap Tayang dengan Visual Sinematik dan Aksi Lebih Besar

29 June 2026
Sasaeng BTS Terima Hukuman Penjara, Kasus Penguntitan Berakhir
Lifestyle & Health

Sasaeng BTS Terima Hukuman Penjara, Kasus Penguntitan Berakhir

29 June 2026
Next Post
BTN Resmi Luncurkan Bale Korpora, Platform Wholesale Banking Terintegrasi untuk Nasabah Korporasi

BTN Resmi Luncurkan Bale Korpora, Platform Wholesale Banking Terintegrasi untuk Nasabah Korporasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini