Saturday, May 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Kasus Beras Oplosan, Mentan Amran: Sudah Berlangsung 10 Tahun, Tiap Tahunnya Rugikan Negara Rp99 Triliun

Afizahri by Afizahri
16 July 2025
in Ekbis
Beras Impor Masuk RI Sepanjang Januari 2023 Capai 190.000 Ton

Jakarta, Metapos.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, praktik pengoplosan beras yang dijual di pasaran dengan label premium telah berlangsung lama dan menyebabkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat.

Kerugiannya mencapai Rp99 triliun per tahun.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Dia mengatakan, angka itu bisa jauh lebih besar jika pelacakan dilakukan terhadap praktik yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Kalau ini Rp99 triliun itu adalah kerugian masyarakat dalam satu tahun. Tapi kalau ini terjadi selama 5 atau 10 tahun, pasti jumlahnya lebih besar. Karena ini bukan kejadian baru, ini sudah berlangsung lama,” jelasnya dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Jakarta, Rabu, 16 Juli.

“Tetapi nanti angkanya bukan lagi Rp100 triliun, pasti diatas kalau ini dilacak ke belakang. Jadi kerugian masyarakat itu bukan hari ini, tetapi merek (beras yang dipasarkan) ini sudah lama, bukan baru tahun ini,” lanjut Amran.

Bahkan, Amran mengungkapkan, program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) turut disalahgunakan, di mana sebagian besar berasnya yang seharusnya dijual murah justru dioplos menjadi beras premium.

“Kerugian negara kita estimasi hitungan dengan tim tapi kita serahkan dengan penegak hukum. Itu SPHP yang ada ini sementara dalam penyelidikan, itu SPHP diserahkan kepada toko, 20 persen etalase, 80 persen dioplos jadi premium. Ini kerugian negara,” papar Amran.

Amran membeberkan, modus yang dilakukan oleh oknum pelaku usaha adalah menjual beras curah sebagai beras premium hanya dengan mengganti kemasannya, bukan kualitasnya.

Hal ini membuat harga jual melonjak, padahal mutu produk tidak meningkat.

“Ini beras biasa, dijual harga premium. Beras curah tinggal ganti bungkus jadi premium. Jadi yang naik itu harga, bukan kualitas,” kata dia.

Amran mengulas balik temuan beras oplosan serta total kerugian dari kasus ini.

Dikatakannya, praktik pengawasan terhadap mutu beras sudah pernah dilakukan sebelumnya, bahkan menghasilkan penindakan tegas.

Salah satu contohnya adalah penutupan pabrik besar PT IBU pada tahun 2017.

“Ini sebenarnya sudah pernah dulu kita lakukan, bahkan sampai ditutup pabriknya. Kalau tidak salah mereknya Maknyuss, perusahaan PT IBU. Jadi bukan dari kemarin saja kita periksa, sudah sejak 7 tahun lalu,” ujarnya.

Mentan menyatakan, Kementerian Pertanian terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mendalami kasus ini lebih jauh.

Dia menegaskan, pentingnya tindakan tegas agar praktik curang dalam distribusi dan penjualan beras bisa dihentikan demi melindungi petani dan konsumen.

Tags: Beras oplosanMentan AmranMetapos.id
Previous Post

BRI Hadirkan Konser Musik Lintas Generasi Bertajuk FUNTAZTIC.LY by BRI, Perkuat Pengalaman Digital Lewat BRImo

Next Post

RI Kena Tarif Trump 19 Persen, PERTAMINA Akan Impor Migas dari AS

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Proyek Strategis Nasional Gunakan Produk Dalam Negeri, Capaian TKDN Pertamina Capai 60 Persen

RI Kena Tarif Trump 19 Persen, PERTAMINA Akan Impor Migas dari AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini