Friday, August 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menko Zulhas Belum Beri Izin Impor Jagung Industri

Afizahri by Afizahri
17 May 2025
in Ekbis
Ini Alasan Baju Bekas Impor Menjamur Menurut Mendag Zulhas

Jakarta, Metapos.id – Menteri Koodinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan belum memberi lampu hijau impor jagung untuk kebutuhan industri. Menurut dia, saat ini masih musim panen raya jagung.

Sekadar informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan impor jagung untuk industri sebanyak 3.000 ton. Importasi ini direncakakan karena jagung yang dibutuhkan untuk industri belum mampu diproduksi di dalam negeri.

BACA JUGA

Sri Mulyani Ditunjuk Kembali sebagai Penasihat Bank Dunia

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

“Tadi ada usulan dari Kementerian Perindustrian untuk jagung industri. Tapi kita belum setuju, karena sekarang lagi panen raya. Enggak banyak ya, 3.000 ton. Karena ini yang belum bisa kita produksi,” katanya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat, 16 Mei.

Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan mengatakan impor ini belum diputuskan. Apalagi, harga jagung di dalam negeri belum mencapai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp5.500 per kilogram (kg).

Karena itu, sambung Zulhas, pemerintah ingin harga jagung di tingkat petani bisa mencapai HPP yang ditetapkan terlebih dahulu.

“Di beberapa tempat Jagung belum harganya Rp5.500, pemerintah kita sedang all out habis-habisan agar Jagung bisa harga Rp5.500,” tuturnya.

“Karena itu kita import Jagung walaupun sedikit, untuk industri yang kita belum bisa bikin kita tidak bolehkan dulu, karena sekarang lagi panen raya,” sambungnya.

Sekadar informasi, pemerintah telah memutuskan untuk menyetop impor jagung sebelum panen raya pada April 2024. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyerapan jagung produksi dalam negeri berjalan secara optimal.

Tags: Impor jagungMetapos.idZulkifli Hasan
Previous Post

Pasar Modal Indonesia Gelar Tiga Kegiatan Corporate Social Responsibility di Provinsi Sumatera Utara

Next Post

Indonesia akan Ekspor 2.000 Ton Beras per Bulan ke Malaysia

Related Posts

Sri Mulyani
Ekbis

Sri Mulyani Ditunjuk Kembali sebagai Penasihat Bank Dunia

7 August 2026
PLN
Ekbis

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

6 August 2026
Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC
Ekbis

Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC

6 August 2026
purbaya
Ekbis

Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

5 August 2026
Halal Indo 2026
Ekbis

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Nasional

5 August 2026
Malaysia
Ekbis

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

4 August 2026
Next Post
Stok Beras Menipis, RI Bakal Buka Keran Impor?

Indonesia akan Ekspor 2.000 Ton Beras per Bulan ke Malaysia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini