Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menteri Rosan: LG Masih Akan Berinvestasi di Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
30 April 2025
in Ekbis
Usai Dilantik jadi Menteri Investasi, Rosan Roeslani Punya Beberapa PR yang Harus Diselesaikan

Jakarta, Metapos.id – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ungkapkan perusahaan teknologi asal Korea Selatan, LG masih akan melanjutkan investasinya di Indonesia, meskipun total penanaman modalnya tidak sebesar komitmen awal senilai 9,8 miliar dolar AS.Hal tersebut disampaikan oleh, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani dalam konferensi pers, Selasa, 29 April.

“Memang kemarin ada berita LG, salah satu investasinya tidak dilanjutkan. Tapi, tidak semua program itu mereka berhenti. Dari 4, satu sudah berjalan. Dan besok saya akan datang ke salah satu tempat investasinya,” tuturnya.Adapun, proyek yang masih berjalan ini berada di sektor produksi sel baterai, dengan nilai investasi yang telah direalisasikan mencapai 1,1 miliar dolar AS dan berencana menambah investasi sebesar 1,7 miliar dolar AS untuk mengembangkan proyek tersebut lebih lanjut.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Rosan menjelaskan bahwa tiga dari empat joint venture LG memang memutuskan untuk tidak melanjutkan investasinya. Namun, proyek satunya tetap melanjutkan penanaman modalnya”Mundur ini sebetulnya hanya di joint venture yang satu, dua, dan tiga, yang keempat ini sudah berjalan dan sudah selesai investasinya nilainya 1,1 miliar dolar AS itu di battery cell. Itu sudah selesai. Justru mereka ingin menambah investasi yang 1,1 miliar dolar AS ke 1,7 miliar dolar AS untuk pengembangan dari investasi tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, posisi yang ditinggalkan oleh LG dalam ekosistem kendaraan listrik Indonesia akan diisi oleh perusahaan asal Tiongkok yaitu Huayou lantaran telah menyatakan komitmennya untuk mengisi tempat yang ditinggalkan perusahaan asal Korea Selatan.Selain itu, Huayou juga diketahui telah berinvestasi di kawasan industri Morowali dan Weda Bay.Rosan menyampaikan bahwa Pemerintah akan melanjutkan pembicaraan dengan Huayou pada Mei mendatang untuk mendalami rencana investasinya di sektor kendaraan listrik dalam waktu dekat.

“Nanti kita akan lanjutkan pembicaraan lebih detail pada Mei untuk menindaklanjuti. Tapi pada intinya mereka siap masuk merealisasikan yang grand package, karena investasi yang besar dalam rangka merealisasikan rencana dan target yang mungkin kemarin selama lima tahun terakhir tertunda,” jelasnya.Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan sinyal positif karena mitra yang tertarik melanjutkan investasi adalah pihak yang sudah memiliki rekam jejak di Indonesia.

“Kita harapkan ini lebih banyak menggunakan material yang ada di Indonesia. Itu yang kita dorong dan kita melihatnya ini menjadi hal yang positif karena partner yang berminat adalah yang sudah berinvestasi di Indonesia selama ini,” pungkasnya.

Tags: InvestasiLGMenteri rosanMetapos.id
Previous Post

Vale Indonesia Reklamasi 3.791 Ha Lahan Bekas Tambang

Next Post

CIMB Bukukan Laba Bersih Rp1,8 Triliun di Kuartal I-2025

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
CIMB Bukukan Laba Bersih Rp1,8 Triliun di Kuartal I-2025

CIMB Bukukan Laba Bersih Rp1,8 Triliun di Kuartal I-2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini