Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

KAI Commuter Pastikan Tidak Bakal Impor Kereta Bekas Lagi

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
23 April 2025
in Ekbis
KCIC Bersama Kemenhub Uji Pertama Sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jakarta, Metapos.id – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter memastikan tidak akan melakukan importasi kereta rel listrik (KRL) bekas dari luar negeri. Langkah ini menjadi rencana investasi yang dilakukan perusahaan beberapa tahun ke depan.

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Atriviyanto mengungkapkan bahwa sudah diputuskan untuk tidak lagi mendatangkan kereta bekas dari luar negeri sejak 2023 lalu. Karena itu, KAI Commuter memilih untuk mengimpor sejumlah rangkaian kereta dari produsen asal China, CRRC Qingdao Sifang.

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

“Di era 2023 sampai 2027 ini kita sudah mempersiapkan investasi beberapa kereta-kereta yang baru, jadi kita sudah tidak membeli kereta yang bukan baru lagi,” ujar Asdo saat ditemui di Stasiun Jakarta Kota, Selasa, 22 April.

Asdo mengatakan selain KRL impor dari China, KAI Commuter juga memesan sejumlah rangkaian kereta yang hasil produksi dalam negeri oleh PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Lebih lanjut, Asdo mengatakan KRL impor maupun buatan lokal, keduanya dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya di Jabodetabek.

“Kita sudah investasi yang baru dengan rangkaian yang lebih panjang dengan 1 trainset 12 kereta ini harapannya bisa mengangkut masyarakat Jabodetabek khususnya pengguna commuter line, bisa menampung kapasitas yang lebih banyak lagi,” kata Asdo.

Asdo mengatakan kereta buatan CRRC Sifang dan INKA belum beroperasi untuk mengangkut penumpang. Sebab, armada tersebut masih harus melalui asesmen dari Kementerian Perhubungan.

“Jadi ini memang kereta ini belum beroperasi karena masih tahap pengujian dan kita nanti menunggu sertifikasi dari Kementerian Perhubungan Dirjen Perkeretaapian, setelah dilakukan pengujian dan kita mendapatkan sertifikasi baru akan kita operasikan di lintas Jabodetabek,” tuturnya.

Sebagai informasi, KRL pertama kali beroperasi di masa pemerintahan Hindia Belanda pada 6 April 1925 silam. Rute yang dilayani mencakup Tanjung Priok-Jatinegara. Namun kini, jaringan KRL Commuter Line sudah menyebar ke berbagai kota penyangga DKI Jakarta serta lintas Yogyakarta-Solo.

Sejumlah lokomotif dari yang pertama beroperasi di Indonesia hingga terbaru ditampilkan di Stasiun Jakarta Kota dalam rangka perayaan 100 tahun KRL.

Tags: Impor keretaMetapos.idPT kereta api
Previous Post

Ekosistem Kompleks Kemenko di IKN Rampung Juni 2025

Next Post

Mentan Amran Tolak Keinginan Malaysia Impor Beras dari RI

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Mentan Amran Sebut Impor Beras Berpotensi Tembus 5 Juta Ton pada 2024

Mentan Amran Tolak Keinginan Malaysia Impor Beras dari RI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini