Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sambut 5 Abad Jakarta, Menekraf Teuku Riefky Dukung Jakarta Jadi Kota Sinema

Afizahri by Afizahri
7 February 2025
in Ekbis
Sambut 5 Abad Jakarta, Menekraf Teuku Riefky Dukung Jakarta Jadi Kota Sinema

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Jakarta, Metapos.id – Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) bersama Festival Film Tempo menyelenggarakan Malam Insan Film bertajuk ‘Menuju Jakarta Kota Global, Kota Sinema’ di Balai Agung, Balai Kota Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya turut menyampaikan dukungannya kepada Jakarta untuk menjadi Kota Sinema.

“Kementerian Ekonomi Kreatif siap berkolaborasi untuk mengaktivasi Jakarta sebagai kota Ekonomi Kreatif khususnya berbasis sinema, dengan berbagai kegiatan Ekraf mulai dari tahun 2025 hingga 2027 untuk menyongsong 5 abad Jakarta. Salah satunya dengan rangkaian kegiatan untuk mendukung status Jakarta menjadi Kota Global Kota Sinema,” kata Menekraf Riefky

Dalam sambutannya, Pj Gubernur DKJ, Teguh Setyabudi menyampaikan, “Perfilman bukan hanya tentang seni, tetapi juga menjadi pilar penting bagi ekonomi kreatif sehingga insan perfilman bisa menggambarkan kehidupan dan dinamika pengembangan kota Jakarta,”

Menekraf juga mengingatkan tantangan industri film yang perlu diselesaikan bersama seperti meningkatkan kualitas SDM, mempermudah akses pembiayaan, perizinan produksi, memperluas akses pasar ke dunia internasional, serta memberantas pembajakan film pada platform digital.

Senada dengan Menekraf, Wagub terpilih DKJ, Rano Karno juga menyambut antusias tentang rencana tersebut. Ia menyatakan “Ekosistem perfilman perlu terus diperbaiki. Shooting di Belanda lebih murah dari di Jakarta, shooting di stasiun kereta Belanda, bayar €2000 masih kembali dari cash rebate. Shooting di Changi Airport lebih murah dari di Soekarno Hatta. Ini harus diperbaiki. Saya senang Menekraf tadi bilang sudah menggandeng Bappeda. Berarti ini punya peluang besar untuk segera diperbaiki”

Inisiator Festival Film Tempo yang juga Direktur Utama Tempo Inti Media Tbk, Arif Zulkifli mengingatkan pentingnya Jakarta sebagai Kota Sinema, “Kota Sinema menjadi penting karena dari sinema tersebut kebudayaan bisa kita ukur. Ada sekitar 50 film yang berlatar belakang Jakarta dengan kekayaan sinema yang penuh dinamika. Maka, ini jadi pemantik supaya Jakarta jadi Kota Sinema yang istimewa. Mudah-mudahan ini sebagai bentuk ikhtiar bersama agar kita tak mengumpat gelap tapi justru menyalakan lilin.”

Menekraf Riefky menegaskan industri film bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari diplomasi internasional yang dapat memperkenalkan produk ekonomi kreatif Indonesia ke dunia. Perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual seperti karya film juga jadi tantangan dalam mewujudkan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

“Film menjadi pondasi yang mendukung keyakinan publik di mana dari sekitar 82 juta penonton bioskop sepanjang 2024, sebanyak 65 persen menonton film Indonesia. Pada Malam Insan Film Jakarta yang dapat dilakukan secara berkelanjutan ini, penting untuk menerapkan kolaborasi hexahelix yang melibatkan enam pilar utama seperti Pemerintah (Pemerintah Daerah), akademisi, pelaku bisnis atau asosiasi, komunitas, media, dan lembaga keuangan,” ujar Menekraf Riefky.

Hadir pula dalam acara tersebut, Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso, Pj Gubernur DKI Jakarta periode 2016-2017 Soni Sumarsono, aktor senior Slamet Rahardjo, serta beberapa sineas muda diantaranya; Ario Bayu, Marcella Zalianty, Chelsea Islan, Sean Gelael, dan Ayushita.

Tags: MenekrafMetapos.idTeuku Riefky
Previous Post

ISC Tambah Daya Jadi 6MW! Data Center Tier IV di Jakarta Siap Dukung Ekosistem AI

Next Post

Kementerian ESDM Mau Kebut Proyek Pipa Gas Cisem dan Dumai-Sei Mangkei

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Kementerian ESDM Klaim Bisa Tekan Pengeluaran Daerah Melalui Cara Ini

Kementerian ESDM Mau Kebut Proyek Pipa Gas Cisem dan Dumai-Sei Mangkei

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini