Monday, November 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bos KAI Beri Tanggapan soal Rencana Merger dengan INKA

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
24 December 2024
in Ekbis
Bos KAI Beri Tanggapan soal Rencana Merger dengan INKA

Jakarta, Metapos.id – Direktur Utama PT Kerata Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo buka suara soal rencana penggabungan perusahaan atau merger dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Didiek bilang pihaknya masih menunggu arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir. Ia juga mengaku baru saja mengetahui rencana merger ini beberapa hari yang lalu.

BACA JUGA

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

“Kita nunggu arahan Pak Menteri, karena kan kita baru dapat info dari Pak Menteri kemarin,” katanya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 23 Desember.

Didiek mengatakan jika pun merger ini diputusakan dilakukan di tahun depan, maka pihaknya siap menjalankan.

“Kalau arahan pemegang saham, kita siap,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana untuk melakukan meger atau penggabungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

Erick mengatakan bahwa merger tersebut merupakan bagian dari rencana Kementerian BUMN untuk memangkas jumlah perusahaan pelat merah menjadi 30 dari saat ini 47 perusahaan.

“Itu usulan untuk 47 menjadi 30 ya kan, salah satunya ya bagaimana INKA dan KAI menjadi satu payung,” katanya saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 17 Desember.

Erick menjelaskan, rencana merger INKA dan KAI ini diperlukan untuk sinkronisasi bisnis antara kedua perusahaan.

Terutama terkait dengan pengajuan kebutuhan rangkaian oleh KAI untuk diproduksi oleh INKA.

“Kan tidak mungkin KAI perlu gerbong titik-titik, tapi enggak ngomong sama INKA, INKA-nya juga enggak koordinasi bila misalnya perlu ini. Jadi kan itu cuma sinkronisasi,” katanya.

Menurut Erick, dalam empat tahun terakhir ini INKA dan KAI sudah meningkatkan koordinasi. Meski begitu, dia menekankan, penggabungan struktur korporasi ini nantinya akan semakin mempermudah koordinasi keduanya.

“Cuma, secara struktur korporasi lebih baik, ya jadi bapak dan anak lah. Jadi, konkretnya lebih bagus,” ujarnya.

Dalam rencana merger ini, Erick bilang, KAI yang akan menjadi holding atau induk usaha, sementara INKA menjadi anak usaha.

Kemudian, dia mengatakan, Kementerian BUMN akan segera mengajukan usulan merger kepada Kementerian Keungan untuk mendapatkan persetujuan.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan, sambung Erick, selanjutnya tahapan-tahapan dari aksi korporasi ini bakal dilakukan.

Meski begitu, Erick belum bisa mengungkapkan kapan target merger kedua perusahaan pelat merah ini dapat teralisasi.

“Tentu kita akan dorong prosesnya, nanti prosesnya dari Kemenkeu persetujuannya karena kan pengelola kami kepemilikan dari Menteri Keuangan. Kita propose ke sana,” jelasnya.

Tags: Direktur KAIINKAMergerMetapos.id
Previous Post

VIVA dan MDIA Catat Pertumbuhan Positif, Fokus Perkuat Bisnis Digital

Next Post

KSEI Targetkan Ada 16 Juta SID pada 2025

Related Posts

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
Next Post
Perluas Kerja Sama, KSEI Gandeng Lembaga Kliring dan Kustodian Vietnam

KSEI Targetkan Ada 16 Juta SID pada 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini