Monday, August 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Jelang Libur Nataru, Kemenhub Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem di Sektor Kereta Api

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 December 2024
in Ekbis
Arus Mudik dan Balik Lebaran Jalur Laut Lancar Terkendali

Jakarta, Metapos.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan sistem perkeretaapian siap dalam menghadapi potensi banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi saat periode libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru).

Seperti diketahui, saat ini Indonesia tengah memasuki musim hujan. Berdasarkan data BMKG, intensitas hujan diprakirakan meningkat 20 persen dibandingkan kondisi normal akibat fenomena La Nina lemah.

BACA JUGA

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Nol Persen, Peluang Baru bagi Industri Perikanan

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Saham demi Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

Sebagian wilayah di Indonesia seperti Jawa dan Sumatera juga akan memasuki puncak musim hujan di akhir Desember ini. Artinya, selama mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai dari ketika posko dimulai tanggal 18 Desember sampai 5 Januari 2025 berada pada posisi menuju puncak musim hujan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi di berbagai wilayah yang rawan terdampak banjir, longsor hingga tanah labil.

Hal ini disampaikan Risal saat konferensi pers terkait penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis, 12 Desember.

“Tidak hanya banjir yang kita awasi. Di semua daerah ada titik-titik yang memang berisiko terhadap tanah labil, longsor, banjir, maupun jembatan. Semua yang kita perhatiin,” tuturnya.

Terkait dengan daerah rawan banjir, Risal mengatakan salah satu yang menjadi perhatian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan adalah Semarang, Jawa Tengah.

“Daerah-daerah titik banjir memang menjadi perhatian utama kami. Terutama di Semarang yang pernah mengalami banjir cukup parah. Stasiun kita di Semarang pernah terendam hingga 1,5 meter dalam beberapa jam, dan ini menjadi prioritas kami untuk antisipasi,” kata Risal.

Risal mengungkapkan wilayah lainnya yang juga rawan banjir dan longsor yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dia bilang daerah-daerah tersebut masuk dalam daftar pengawasan.

Di beberapa wilayah tersebut, sambung Risal, terdapat sejumlah titik yang memiliki risiko tinggi terhadap banjir, tanah labil, dan longsor.

“Untuk itu, kami telah menyiapkan pemantauan khusus di setiap Daop melalui daerah pemantauan khusus (Dapsus),” ucapnya.

Risal mengungkapkan total terdapat 232 daerah yang dipantau secara intensif untuk memitigasi potensi risiko yang dapat mengganggu layanan kereta api selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Total seluruhnya ada 232 daerah yang kita perhatikan khusus untuk mengatasi empat masalah tersebut,” katanya.

Risal berharap dengan berbagai persiapan yang dilakukan ini dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap operasional perkeretaapian.

“Kami pastikan kesiapan semua pihak dalam menangani potensi gangguan ini, sehingga perjalanan kereta api selama periode Nataru tetap aman dan nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.

Tags: KemenhubLibur NataruMetapos.id
Previous Post

ITDC dan Plataran Kerja Sama Bangun Restoran Mewah di The Nusa Dua Bali

Next Post

BNI Gandeng Umkm Olah Sampah

Related Posts

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Ekbis

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Nol Persen, Peluang Baru bagi Industri Perikanan

3 August 2026
Gedung BEI
Ekbis

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Saham demi Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

3 August 2026
laba bersih Tugu Insurance semester I 2026
Ekbis

Kinerja Tugu Insurance Makin Solid, Laba Bersih Naik 76,87% di Semester I 2026

3 August 2026
Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
Next Post
BNI Gandeng Umkm Olah Sampah

BNI Gandeng Umkm Olah Sampah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini