Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Boss BSI: Pak Erick punya Strong Leadership dan Gesit Ambil Keputusan

Rizki Meirino by Rizki Meirino
30 July 2024
in Ekbis
Boss BSI: Pak Erick punya Strong Leadership dan Gesit Ambil Keputusan

Jakarta, Metapos.id – Keberhasilan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membentuk PT Bank Syariah Indonesia (BSI) pada 2021 menjadi tonggak pencapaian bagi perbankan syariah dalam negeri. Cita-cita negeri memiliki bank syariah yang mumpuni pun terealisasi berkat sinergi dan transformasi.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi mengatakan penggabungan Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah, sejatinya bukan perkara mudah. Namun, lanjut Hery, Pak Erick mampu melewati tantangan tersebut dan mewujudkan mimpi bangsa yang selama ini terpendam.

BACA JUGA

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

“Pak Erick punya strong leadership. Ia gesit mengambil keputusan. Seorang pemimpin yang decisive,” ujar Hery di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Kesaksian Hery terhadap leadership style atau gaya kepemimpinan Erick tertuang dalam buku berjudul “Elephant Learns Flamenco: BUMN Menuju Indonesia Emas 2045″. Buku karya Indonesia Brand Forum (IBF) dan PT Balai Pustaka yang akan diluncurkan dalam gelaran IBF 2024 di Jakarta, Rabu (31/7/2024) memuat perjalanan serta strategi BUMN dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, termasuk menyoroti kepemimpinan Erick Thohir serta keberadaan Akhlak sebagai core values BUMN.

“Dalam buku ini, para direktur utama BUMN menyampaikan model interaksi dan kepemimpinan Erick dalam lima tahun terakhir,” ujar Founding Director IBF Yuswohady.

Yuswohady percaya, keberhasilan sebuah transformasi sangat dipengaruhi dan diwarnai oleh leadership style pemimpinnya. Begitupun dengan transformasi BUMN selama lima tahun terakhir.

“Untuk memahami leadership style ini, pendekatan riset yang saya lakukan agak berbeda. Saya bukan menggalinya secara langsung dari Pak Erick Thohir, tapi justru dari para Dirut BUMN yang berinteraksi dan merasakan praktik kepemimpinannya,” ucap Yuswohady.

Yuswohady menyebut Erick menjadi aktor utama di balik kesuksesan BUMN dalam lima tahun terakhir. Yuswohady menyebut Erick mampu menjaga tren positif kinerja BUMN hingga kontribusi kepada negara melalui pajak, PNBP, dan dividen.

Yuswohady menyoroti gaya kepemimpinan Erick yang membuat BUMN mampu bersaing di kancah global. Yuswohady menyampaikan aset BUMN saat ini yang sebesar Rp 8.978,1 triliun dan pendapatan sebesar Rp 2.292,5 triliun tercatat sudah jauh lebih besar dari superholding BUMN di Singapura yakni Temasek.

Yuswohady mengatakan Erick mampu mendorong BUMN menjadi lebih profesional dan kompetitif seperti BUMN-BUMN besar dunia seperti Temasek hingga Aramco milik Arab Saudi. Sebagaimana Aramco yang mulai melakukan diversifikasi bisnis, Erick pun merapikan model bisnis BUMN lebih adaptif.

“Model BUMN sebagai korporasi seperti swasta sudah mulai terlihat, terutama proses efisiensi dan fokus bisnis dengan holdingisasi BSI, Pelindo, PTPN, hingga Ultramikro. Selama ini asetnya kecil-kecil dan terpisah, tentu akan sulit bersaing,” sambung Yuswohady.

Selain fokus pada core business masing-masing, Yuswohady juga menilai penerapan digitalisasi mendorong laju transformasi BUMN menjadi lebih cepat. Yuswohady berharap capaian apik BUMN dapat terus terjaga dan meningkat ke depan.

“Saya berharap momentum ini terus berlanjut di Kementerian BUMN karena sudah ada fondasi. Kesinambungan Kementerian BUMN BUMN sangat penting, jangan sampai sudah bagus, tahun depan roboh lagi,” lanjut Yuswohady.

Yuswohady mengatakan judul buku ini terinspirasi dari orasi ilmiah bertajuk “Eternitas Transformasi BUMN: Strategi Terobosan untuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia Baru” Erick Thohir (ET) saat menerima penganugerahan Doktor Honoris Causa bidang Manajemen Strategis pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Jawa Timur (Jatim), pada Maret 2023.

“Judulnya gajah menari ini idenya dari Pak Erick yang di dalam kuliah pengukuhan di Unibraw, dia katakan BUMN harus besar seperti gajah namun pandai menari flamenco,” ucap Yuswohady.

Yuswohady mengatakan Erick ingin BUMN tumbuh lebih besar, namun tetap mampu agile dalam menghadapi dinamika ekonomi dan pasar. Yuswohady menyebut konsolidasi melalui holding merupakan komitmen Erick untuk mencapai tujuan tersebut.

“Pak Erick ingin BUMN tidak hanya menjadi pemain di dalam negeri, tapi skala bisnis terus meningkat dengan holding,” ucap Yuswohady.

Alhasil, lanjut Yuswohady, kondisi BUMN kini jauh lebih lincah, indah, dan bertenaga bak gajah yang mampu menari flamenco. Yuswohady menilai hal ini berdampak besar dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara ekonomi terbesar pada 2045.

“BUMN kini benar-benar menjadi pilar dan katalis untuk ekonomi Indonesia,” kata Yuswohady.

Tags: BsiErick ThohirMenteri BUMNMetapos.id
Previous Post

Kunjungi BNI EXPO 2024, Temukan Cara Miliki Rumah, Kendaraan Hingga Piknik Impian dengan Mudah dan Menarik

Next Post

Jamkrindo Pangkalpinang Bukukan Volume Penjaminan Rp 983 miliar

Related Posts

Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
Next Post
Jamkrindo Pangkalpinang Bukukan Volume Penjaminan Rp 983 miliar

Jamkrindo Pangkalpinang Bukukan Volume Penjaminan Rp 983 miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini