Wednesday, June 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Harga Beras Diprediksi Bakal Naik Lagi karena Faktor Ini

Afizahri by Afizahri
11 June 2024
in Ekbis
RI Bakal Impor 2 Juta Ton Beras, Ini Kata Bapanas

Jakarta , Metapos.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memprediksi harga beras kembali akan mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut dipicu karena produksi beras dalam negeri yang mengalami penurunan.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan produksi beras dalam negeri pada semester II atau Juli sampai dengan Desember 2024 diprediksi mengalami penurunan.

BACA JUGA

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

Lebih lanjut, Arief menjelaskan rendahnya produksi tersebut akan mengerek harga gabah. Alhasil nanti akan berpengaruh pada harga beras.

“Pada saat di semester II itu produksi pasti dibawah, sehingga pasti ada perebutan gabah dan itu yang memicu harga akan naik di setiap akhir tahun. Malah tahun ini diperkirakan dalam dua sampai tiga bulan ke depan akan diprediksi naik,” tuturnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 10 Juni.

Bahkan, Arief juga mengatakan kenaikan harga gabah dan beras diprediksi akan menembus harga eceran tertinggi (HET) dan harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah dinaikkan.

Adapun kenaikan HET dan HPP tersebut telah tertuang di dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perbadan Nomor 7 Tahun 2023 tentang HET beras. Serta, Perbadan Nomor 4 Tahun 2024 tentang perubahan harga pembelian pemerintah dan relasi harga gabah dan beras.

“Ada kemungkinan (kenaikan di atas HPP) pada saat gabah rendah,” ucapnya.

Arief juga mengatakan mengacu pada Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) diprediksi periode Januari hingga Juli 2024 produksi beras hanya sebanyak 18,64 juta ton.

“Berdasarkan proyeksi KSA BPS amatan April 2024 total produksi beras Januari sampai dengan Juli sebesar 18,64 juta ton, lebih rendah 2,47 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa kondisi tersebut menjadi perhantian pemerintah khususnya Badan Pangan Nasional, mengingat Indonesia akan menghadapi musim kemarau.

“Hal tersebut menjadi konsen kami untuk menghadapi bulan-bulan berikutnya mengingat kita memasuki musim kemarau,” ucapnya.

Tags: BapanasBerasMetapos.id
Previous Post

Prajogo Pangestu Menambah Kepemilikan Saham di PT Barito Renewables Energy Tbk

Next Post

Pertamina: Tak Ada Minyak Tumpah ke Area Permukiman di Tuban

Related Posts

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur
Ekbis

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

17 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200
Ekbis

BEI dan IBCWE Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Melalui Sensus IDX200

15 June 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

15 June 2026
Next Post
Pertamina Hulu lndonesia Catat Realisasi Produksi Minyak 43,2 Ribu BOPD di 2022

Pertamina: Tak Ada Minyak Tumpah ke Area Permukiman di Tuban

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini