Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pengoperasian Stasiun Whoosh di Karawang Tunggu Pembangunan Akses Jalan Tol

Rizki Meirino by Rizki Meirino
19 January 2024
in Ekbis
Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung Dihiasi Motif Khas Budaya Indonesia

Jakarta,Metapos.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Whoosh, Karawang, Jawa Barat, menunggu pembangunan akses jalan tol menuju stasiun tersebut rampung dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Untuk Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Karawang memang saat ini masih belum dioperasikan, karena saat ini masih dalam tahap persiapan pembukaan akses ke jalan tol,” kata Manajer Corporate Communication KCIC Emir Monti di Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis 18 Januari.

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Emir mengatakan KCIC telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dalam hal ini yakni Kementerian PUPR serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) untuk mempercepat pengoperasian Stasiun Karawang.

“Harapannya semuanya bisa berjalan lancar, tapi untuk targetnya kita masih koordinasi dengan Kementerian PUPR juga dengan Kemenko Marves terkait kapan akses menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Karawang ini dapat ditingkatkan,” katanya.

Meskipun belum dioperasikan, Emir memastikan untuk pembangunan Stasiun Karawang secara konstruksi serta fasilitas telah rampung diselesaikan.

“Secara fasilitas, pelayanan maupun operasional sudah siap dan ketika nantinya diharapkan melayani untuk kawasan industri di Karawang, kita sudah siap,” katanya.

Menurut dia, untuk waktu tempuh dari Stasiun Halim menuju Stasiun Karawang hanya memakan waktu 10 sampai 15 menit dengan ketepatan waktu keberangkatan Kereta Cepat Whoosh yang mencapai 99,9 persen.

Ia menambahkan nantinya untuk tarif dari Stasiun Halim maupun Tegalluar dengan tujuan Stasiun Karawang akan dikaji kembali berdasarkan tarif dinamis (dynamic pricing).

“Kita menggunakan dynamic pricing mulai dari rute, jam operasi, dan jadwal kita akan atur sedemikian rupa sehingga dapat menyesuaikan,” kata dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengungkapkan proyek pembangunan akses jalan tol menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Karawang masih dalam tahap proses pembebasan lahan dan ditargetkan konstruksi pada 2024.

“Kita sedang melakukan pembebasan lahannya dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN),” katanya.

Tags: Kereta cepat Indonesia ChinaMetapos.idStasiun whoosh Karawang
Previous Post

Makin Menarik Dikoleksi, Saham BRIS Tembus 2.000

Next Post

Surplus Perdagangan RI Beri Stimulus bagi Masyarakat dan Dunia Usaha

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Airlangga Laporan ke Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Diramal Melambat di 2023

Surplus Perdagangan RI Beri Stimulus bagi Masyarakat dan Dunia Usaha

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini