Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Grup Djarum Tegaskan Tetap Terlibat Pembangunan IKN

Afizahri by Afizahri
5 January 2024
in Ekbis
OIKN Bocorkan Jadwal Groundbreaking IKN Tahap Ketiga

General view of core goverment area construction of Indonesia's new capital, known as Nusantara National Capital (IKN), in Sepaku, East Kalimantan province, Indonesia, March 8, 2023. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta,Metapos.id – PT Djarum buka suara terkait hilangnya nama perusahaannya dari daftar Konsorsium Nusantara dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Corporate Communications Manager Djarum Budi Darmawan menyampaikan perusahaan milik Robert Budi Hartono dan William Katuari memang sedari awal tidak tergabung dalam Konsorsium Nusantara.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Djarum dan Wings di IKN sejak awal terlibat dalam kegiatan penghijauannya atau botanical. Jadi, memang sejak awal tidak masuk dalam konsorsium,” jelasnya.

Namun, Budi tak merinci apa saja yang akan dilakukan Djarum di Ibu Kota Nusantara. “Djarum tetap ada IKN, tapi bukan di Investasi, melainkan semacam CSR nya,” jelasnya.

Meski demikian, Budi menegaskan pihaknya tetap terlibat dalam pembangunan IKN. “Kesimpulannya kami terlibat dalam pembangunan IKN. Jadi, tidak ada istilah hengkang,” ujarnya.

Sementara, Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Agung Wicaksono, buka suara usai Grup Djarum dan Wings Group tidak tercantum dalam daftar Konsorsium Nusantara.

Ia menjelaskan, komposisi konsorsium merupakan kewenangan internal para investor yang dapat berubah dari proyek satu ke yang lainnya di IKN sesuai kebutuhan.

“Akan disesuaikan sampai finalnya nanti saat groundbreaking,” jelasnya.

Sebagai Informasi, berikut daftar proyek yang bakal groundbreaking di IKN pada bulan Januari-Februari 2024 yaitu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BPJS Kesehatan, PT PLN, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).

Selanjutnya, Jambuluwuk Hotel & Resort, RGE Hotel Bintang 5 dan Convention Center, Indogrosir, PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), GGS Vivere Group (Showroom Furniture), Sinar Primera (Kawasan Pergudangan), Grand Lucky.

Sementara untuk Green Project yaitu dari Konsorsium Nusantara (Agung Sedayu Grup, Adaro, Sinarmas, Salim, Astra, Barito Pacific, Pulau Intan, Mulia Grup, Kawan Lama, Alfamart) dan Yayasan Arsari.

Tags: IKNMetapos.idPT Djarum
Previous Post

Saham BSI Prospektif, Masuk Top 5 Bank dengan Kenaikan Tertinggi

Next Post

Hasil Penerimaan Cukai Dinilai Jadi Lebih Optimal karena Harga Rokok Naik

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Hasil Penerimaan Cukai Dinilai Jadi Lebih Optimal karena Harga Rokok Naik

Hasil Penerimaan Cukai Dinilai Jadi Lebih Optimal karena Harga Rokok Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini