Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemerintah Resmi Luncurkan Buku Putih Guna Tingkatkan Ekonomi Digital

metaposmedia by metaposmedia
6 December 2023
in Ekbis
Pemerintah Resmi Luncurkan Buku Putih Guna Tingkatkan Ekonomi Digital

Jakarta,Metapos.id – Pemerintah terus berkomitmen dalam mengupayakan transformasi digital dengan mempercepat pengembangan ekonomi digital sebagai pilar strategis dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Menavigasi hal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian resmi meluncurkan Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030.

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Komitmen ini juga mencerminkan fokus yang kuat pada pergeseran ekonomi menuju inovasi digital yang berkelanjutan serta mendukung kondisi masyarakat yang semakin mahir digital sejak pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, pengembangan ekonomi digital menjadi katalisator penting bagi perekonomian Indonesia, tercermin dari pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan dari pertumbuhan PDB Indonesia.

“Pengembangan ekonomi digital menjadi katalisator dimana pertumbuhannya sudah lebih tinggi dari pertumbuhan PDB Indonesia, yang pada tahun lalu pertumbuhannya sebesar 7,6 persen hingga 8,7 persen,” ujarnya pada peluncuran Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030, Rabu, 6 Desember.

Airlangga menambahkan, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk memaksimalkan ekonomi digital didukung populasi angkatan kerja sebesar 70 persen dan 40 persen pangsa pasar ekonomi digital Asia Tenggara berada di Indonesia.

Selain itu, mayoritas atau 78 persen populasi Indonesia terhubung dengan internet, sehingga digitalisasi ekonomi dan keuangan terus meningkat.

Airlangga menyampaikan, dengan adanya Digital Economy Framework Agreement (DEFA) Negotiation yang juga telah diluncurkan pada September 2023 diharapkan dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan nilai ekonomi digital ASEAN menjadi 2 triliun dolar AS pada tahun 2030.

“Diharapkan ekonomi digital pada tahun 2030 dengan Digital Economy Framework Agreement (DEFA) di ASEAN dapat meningkat nilai ekonomi digital dari 1 triliun dolar AS menjadi 2 triliun dolar AS dan dari jumlah itu 40 persen dari Indonesia.” ujarnya.

Menurut Airlangga, jika konsisten dan konservatif mengembangkan ekonomi digital Indonesia sebesar 35 persen hingga 40 persen berarti Indonesia turut menyumbang sekitar 700 miliar dolar AS hingga 800 miliar dolar AS.

Airlangga menyampaikan, dalam waktu 15 tahun kedepan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta perkerja dan profesional di sektor digital.

Oleh sebab itu, Indonesia perlu menyiapkan sebanyak 600.000 talenta untuk disektor digital setiap tahun untuk memanfaatkan dan meningkatkan ekonomi digital Indonesia.

“Kita juga harus menyiapkan sekitar 600 ribu talenta di sekitar digital setiap tahunnya nah kalo kita kaga mau diambil oleh negara lain oleh sebab itu dalam roadmap ini juga disiapkan fase persiapan, fase transformasi, dan fase Indonesia menjadi leading,” pungkasnya.

Tags: Buku putihEkonomi digitalMetapos.id
Previous Post

OIKN Gaet Sektor Swasta untuk Dukung Pembangunan Rendah Karbon

Next Post

Kemenperin Genjot Daya Saing Produk Tekstil melalui Hal Ini

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Kemenperin Genjot Daya Saing Produk Tekstil melalui Hal Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini