Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Pemerintah RI Berencana Bangun Proyek Estate Sugar Cane

Afizahri by Afizahri
12 October 2023
in Ekbis
Pemerintah RI Berencana Bangun Proyek Estate Sugar Cane

Jakarta,Metapos.id – Pemerintah Indonesia berencana membangunan proyek Estate Sugar Cane atau perkebunan tebu terbesar di Tanah Air.

Proyek ini bertujuan memenuhi kebutuhan gula dan juga etanol di dalam negeri.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, rencana pembangunan proyek tersebut juga sudsh disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tiko, sapaan akrab Kartika mengatakan, proyek perkebunan tebu tersebut nantinya akan menghasilkan gula dalam jumlah banyak dan dapat diolah menjadi etanol atau bioetanol.

“Saat ini kita sedang dorong Indonesia untuk membangun Estate Sugar Cane karena kita tahu dua negara yaitu Brasil dan India saat ini membangun Estate Sugar Cane dalam skala besar, sehingga ketahanan energi dan transisi energi mereka didorong menuju Bioetanol used,” katanya di Jakarta, Rabu, 11 Oktober.

Kata Tiko, pembahasan di internal pemerintah terkait rencana pembangunan proyek ini sudah dilakukan. Namun sayangnya, Tiko belum menjelaskan secara keseluruhan terkait lokasi pembangunan hingga anggaran investasi yang dibutuhkan.

“Ini merupakan salah satu yang kita diskusikan dan Pak Presiden sangat mendukung untuk kita mempercepat pembangunan Estate Sugar Cane, yang juga penghasil gula dan etanol yang bisa membuat transisi pada bahan bakar ramah lingkungan,” tuturnya.

“Di Brasil saat ini Bioetanol sudah mencapai 27 persen, dan telah dibikin mesin untuk mendukung 100 persen Etanol,” sambungnya.

Sekadar informasi, Indonesia sendiri sudah mulai mengembangkan bahan bakar minyak dengan campuran etanol. Saat ini, bahan bakar tersebut dikenal sebagai Pertamax Green 95. Dimana, di dalamnya terkandung etanol sebanyak 5 persen.

Ketersediaan etanol sendiri umumnya diperoleh dari molases tebu. Karena itu, dalam pengembangan bahan bakar ramah lingkungan ini harus juga diperhatikan ketersediaan tebu untuk kebutuhan produksi gula di dalam negeri.

PT Petamina (Persero) juga berencana mengembangkan Pertamax Green 92, di mana bahan bakar ini akan dicampurkan dengan etanol sebanyak 7 persen.

Nantinya, bahan bakar ini digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil, Pertalite.

Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pengembangan Pertamax Green 92 di Indonesia juga harus memperhatikan dahulu ketersediaan etanol di dalam negeri.

Sebab, pergantian Pertalite ke Pertamax Green 92 akan membutuhkan etanol dalam jumlah besar.

“Kita harus kembangin kebun tebu, kemudian maksimalkan produksi gula dalam negeri, ya itu berkembang terus. Nanti kalau ini berkembang, kelebihannya bisa kita bikin etanol atau memang ada yang special area dedicate untuk memang bangun etanol industri,” ujar Arifin.

Karena itu, menurut Arifin, rencana produksi Pertamax Green 92 masih panjang, lantaran masih dilakukan uji coba oleh Pertamina. Termasuk juga mengembangkan Industri etanol di Indonesia.

Tags: Metapos.idProyek estate sugar cane
Previous Post

Peningkatan Nilai Tambah Mineral Dukung Transisi Energi

Next Post

Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini