Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemerintah RI Berencana Bangun Proyek Estate Sugar Cane

Afizahri by Afizahri
12 October 2023
in Ekbis
Pemerintah RI Berencana Bangun Proyek Estate Sugar Cane

Jakarta,Metapos.id – Pemerintah Indonesia berencana membangunan proyek Estate Sugar Cane atau perkebunan tebu terbesar di Tanah Air.

Proyek ini bertujuan memenuhi kebutuhan gula dan juga etanol di dalam negeri.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, rencana pembangunan proyek tersebut juga sudsh disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tiko, sapaan akrab Kartika mengatakan, proyek perkebunan tebu tersebut nantinya akan menghasilkan gula dalam jumlah banyak dan dapat diolah menjadi etanol atau bioetanol.

“Saat ini kita sedang dorong Indonesia untuk membangun Estate Sugar Cane karena kita tahu dua negara yaitu Brasil dan India saat ini membangun Estate Sugar Cane dalam skala besar, sehingga ketahanan energi dan transisi energi mereka didorong menuju Bioetanol used,” katanya di Jakarta, Rabu, 11 Oktober.

Kata Tiko, pembahasan di internal pemerintah terkait rencana pembangunan proyek ini sudah dilakukan. Namun sayangnya, Tiko belum menjelaskan secara keseluruhan terkait lokasi pembangunan hingga anggaran investasi yang dibutuhkan.

“Ini merupakan salah satu yang kita diskusikan dan Pak Presiden sangat mendukung untuk kita mempercepat pembangunan Estate Sugar Cane, yang juga penghasil gula dan etanol yang bisa membuat transisi pada bahan bakar ramah lingkungan,” tuturnya.

“Di Brasil saat ini Bioetanol sudah mencapai 27 persen, dan telah dibikin mesin untuk mendukung 100 persen Etanol,” sambungnya.

Sekadar informasi, Indonesia sendiri sudah mulai mengembangkan bahan bakar minyak dengan campuran etanol. Saat ini, bahan bakar tersebut dikenal sebagai Pertamax Green 95. Dimana, di dalamnya terkandung etanol sebanyak 5 persen.

Ketersediaan etanol sendiri umumnya diperoleh dari molases tebu. Karena itu, dalam pengembangan bahan bakar ramah lingkungan ini harus juga diperhatikan ketersediaan tebu untuk kebutuhan produksi gula di dalam negeri.

PT Petamina (Persero) juga berencana mengembangkan Pertamax Green 92, di mana bahan bakar ini akan dicampurkan dengan etanol sebanyak 7 persen.

Nantinya, bahan bakar ini digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil, Pertalite.

Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pengembangan Pertamax Green 92 di Indonesia juga harus memperhatikan dahulu ketersediaan etanol di dalam negeri.

Sebab, pergantian Pertalite ke Pertamax Green 92 akan membutuhkan etanol dalam jumlah besar.

“Kita harus kembangin kebun tebu, kemudian maksimalkan produksi gula dalam negeri, ya itu berkembang terus. Nanti kalau ini berkembang, kelebihannya bisa kita bikin etanol atau memang ada yang special area dedicate untuk memang bangun etanol industri,” ujar Arifin.

Karena itu, menurut Arifin, rencana produksi Pertamax Green 92 masih panjang, lantaran masih dilakukan uji coba oleh Pertamina. Termasuk juga mengembangkan Industri etanol di Indonesia.

Tags: Metapos.idProyek estate sugar cane
Previous Post

Peningkatan Nilai Tambah Mineral Dukung Transisi Energi

Next Post

Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini