• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, February 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Zulhas Akui Tak Mudah Bereskan Ketergantungan Pangan Impor

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
16 June 2022
in Ekbis
Zulhas Akui Tak Mudah Bereskan Ketergantungan Pangan Impor
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, masalah utama mahalnya berbagai macam harga kebutuhan pokok akibat adanya ketergantungan pangan impor.

Meski begitu, diakuinya bukan perkerjaan mudah membereskan permasalahan pangan apalagi yang berkaitan dengan impor.

“Kita lihat, kita benahi. Kita akan menyelesaikan bersama kementerian lain. Tidak mudah apalagi menyangkut pangan yg impor,” katanya di Pasar Cibubur, Jakarta, Kamis, 16 Juni.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini mengambil contoh soal kenaikan harga daging ayam, hal ini karena pakan ayam di Indonesia dari impor.

“Ayam kenapa naik? Rupanya pakannya impor. Jadi kita sangat tergantung impor. Daging juga. Semua impor, problem kita,” ucapnya.

Meski begitu, kata Zulhas, mengatasi harga pangan dan sembako yang naik khususnya yang berkaitan dengan impor bukan hanya domain Kementerian Perdagangan. Kata dia, pekerjaan ini harus dilakukan lintas kementerian.

“Tidak bisa hanya Kemendag. Masalah kita itu ketergantungan impor pangan,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengaku kaget usai mendengar keluhan dari para pembeli dan pedagang mengenai kenaikan harga bahan pokok hingga sembako saat ini.

Keluhan tersebut diterimanya saat berkunjung ke Pasar Cibubur, Jakarta Timur.

“Saya shock karena pembeli ngeluh yang dagang juga ngeluh,” katanya di Pasar Cibubur, Jakarta, Kamis, 16 Juni.

Pria yang akarab disapa Zulhas ini mengatakan kenaikan harga bahan pokok hingga sembako membuat beban kehidupan masyarakat meningkat.

“Terasa sekali beban hidup meningkat. Kita tadi lihat langsung. Harga bahan pokok yang semuanya naik kecuali beras. Cabai naik hampir 20-30 persen. Dari Rp80.000 rawit merah, naiknya sampai Rp100-Rp110.000. Cabai merah juga Rp80.000 sampai Rp90.000-an,” ucapnya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: KemendagMetapos.idZulkifli Hasan
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Start Paling Buncit, Finis Podium Dunia! Aldi Satya Mahendra Guncang World Supersport 2026 Indonesia Menggema

Start Paling Buncit, Finis Podium Dunia! Aldi Satya Mahendra Guncang World Supersport 2026 Indonesia Menggema

by Taufik Hidayat
23 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Aldi Satya Mahendra kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah balap Indonesia. Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia...

Ramadan 2026, Pasar Modal Indonesia Himpun Rp3,95 Miliar untuk Pemulihan Sumatera

Ramadan 2026, Pasar Modal Indonesia Himpun Rp3,95 Miliar untuk Pemulihan Sumatera

by Rahmat Herlambang
23 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Momentum awal Ramadan dimanfaatkan oleh pelaku pasar modal Indonesia untuk kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bertajuk Pasar...

Whoosh Luncurkan Promo Ramadan, Rombongan Bisa PP Jakarta–Bandung Rp 200 Ribu

Whoosh Luncurkan Promo Ramadan, Rombongan Bisa PP Jakarta–Bandung Rp 200 Ribu

by Taufik Hidayat
23 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Layanan kereta cepat Whoosh meluncurkan program promo Ramadan khusus bagi perjalanan rombongan. Melalui program ini, penumpang dapat...

Operasi Militer Tewaskan El Mencho, Jalanan Meksiko Membara dan Lumpuh Total

Cuma Sisihkan 3% Gaji, Jutaan Orang Indonesia Terancam Tanpa Dana Pensiun

by Desti Dwi Natasya
23 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sekitar 100 juta masyarakat Indonesia diperkirakan berpotensi tidak memiliki dana pensiun pada 2038 jika pola menabung tidak...

Next Post
Livin Tambah Eksis ! Fitur Lengkap, Transaksi Makin Cepat

Livin Tambah Eksis ! Fitur Lengkap, Transaksi Makin Cepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Hari Pelanggan Nasional 2023XL Axiata Terus Tingkatkan Kepuasan Pelanggan

Hari Pelanggan Nasional 2023XL Axiata Terus Tingkatkan Kepuasan Pelanggan

4 September 2023
Kolaborasi KITA Kembali Tebar Ratusan Hewan Kurban Bersama Ratusan Komunitas Indonesia Timur

Kolaborasi KITA Kembali Tebar Ratusan Hewan Kurban Bersama Ratusan Komunitas Indonesia Timur

8 July 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini