Wednesday, October 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Waskita Karya Targetkan Serap Rp980 Miliar dari Rights Issue

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 September 2022
in Ekbis
Waskita Karya Targetkan Serap Rp980 Miliar dari Rights Issue

JAKARTA,Metapos.id – PT Waskita Karya Tbk menargetkan akan menyerap dana publik sebesar Rp980 miliar melalui penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue).

Perolehan dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan. Rencananya, rights issue emiten berkode saham WSKT ini akan dilakukan pada November mendatang.

BACA JUGA

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

Dalam proses rights issue ini, pemerintah selaku pemegang saham mayoritas ikut berpartisipasi melalui dukungan dana berupa pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2022 senilai Rp3 triliun.

PMN tersebut telah disetujui DPR dan Kementerian Keuangan.

“Guna menjaga struktur kepemilikan saham Waskita bagi publik, maka kami lakukan rights issue dengan target perolehan dana publik sebesar Rp980 miliar,” kata Direktur Utama Waskita Destiawan Soewardjono dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin, 12 September.

Setelah rights issue, lanjutnya, komposisi saham Waskita pun akan berubah. Riciannya, 75,35 persen untuk pemerintah dan 24,65 persen untuk publik.

Destiawan memastikan, PMN akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan dua jalan tol di Sumatera dan Jawa yakni ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung dan ruas Tol Ciawi-Sukabumi.

Untuk Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, kata Destiawan, dana yang dialokasikan sebesar Rp2 triliun. Sementara untuk ruas Tol Ciawi-Sukabumi senilai Rp996 miliar hingga Rp1 triliun.

“Jadi bisa dipastikan bahwa PMN itu tidak kami gunakan untuk proyek lain, agar ruas tol yang ada ini bisa selesai di tahun depan,” ungkap Destiawan.

Dengan begitu, maka total anggaran yang dibutuhkan emiten konstruksi pelat merah ini sebesat Rp3,98 triliun. Dana segar ini dialokasikan untuk modal kerja perusahaan hingga penyelesaian pembangunan dua ruas tol.

Namun, meski dana rights issue melalui PMN sebesar Rp3 triliun telah disetujui pemerintahan, Komisi XI DPR RI justru meragukan Waskita Karya mampu menyerap dana publik sebesar Rp980 miliar.

Keraguan tersebut juga dibarengi oleh pertanyaan yang dilontarkan anggota Komisi XI, bahwa dari mana sumber pendanaan baru yang diperoleh manajemen, bila saham yang diterbitkan tidak terserap secara 100 persen.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Destiawan memastikan pihaknya akan mencari alternatif lain yakni dengan kembali melakukan pinjaman ke lembaga perbankan. Jika proses ini ditempuh, maka beban bunga perusahaan akan bertambah, mengingat Waskita Karya masih mencatatkan beban utang.

“Seandainya jika kami tidak mendapatkan yang Rp900 miliar, artinya kami harus datang lagi ke bank melakukan pinjaman, ini akan menambah beban bunga utang,” ujar Destiawan.

Namun, Destiawan optimistis bila investor akan menyerap seluruh saham baru yang diterbitkan WSKT di pasar modal Indonesia.

Apalagi, kata Destiawan, banyak investor yang tertarik terhadap saham Waskita Karya.

“Banyak pemintat terhadap saham Waskita. Karena melihat nilai yang ada saat itu masih dianggap rendah dengan penyehatan Waskita ini. Diharapkan kedepan Waskita menjadi lebih baik, dan tren kinerja keuanga Waskita yang semakin membaik ini juga menjadi dasar para investor mengambil saham,” jelasnya.

Tags: Metapos.idPT Waskita
Previous Post

Sri Mulyani Ramal Harga Minyak Akan Tetap Fluktuatif

Next Post

RI Akan Akusisi Tambang Luar Negeri

Related Posts

AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Ekbis

Bukalapak Umumkan Pemenang Kompetisi Modal PUJAAN Vol. 5

27 October 2026
Staffinc menghadirkan solusi tenaga kerja berorientasi hasil melalui rekrutmen, pelatihan, supervisi, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk mendukung kinerja perusahaan.
Ekbis

Staffinc Siapkan Solusi Tenaga Kerja untuk 2027

27 October 2026
BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

27 October 2026
Sengketa Merek Denza, BYD dan Worcas Hadapi Gugatan di Pengadilan
Ekbis

Sengketa Merek Denza, BYD dan Worcas Hadapi Gugatan di Pengadilan

26 October 2026
Next Post
RI Akan Akusisi Tambang Luar Negeri

RI Akan Akusisi Tambang Luar Negeri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini