Wednesday, September 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Waskita Karya Targetkan Serap Rp980 Miliar dari Rights Issue

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
13 September 2022
in Ekbis
Waskita Karya Targetkan Serap Rp980 Miliar dari Rights Issue

JAKARTA,Metapos.id – PT Waskita Karya Tbk menargetkan akan menyerap dana publik sebesar Rp980 miliar melalui penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue).

Perolehan dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan. Rencananya, rights issue emiten berkode saham WSKT ini akan dilakukan pada November mendatang.

BACA JUGA

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

Tokopedia-TikTok Shop Apresiasi Pelaku F&B Lewat NYAM Awards

Dalam proses rights issue ini, pemerintah selaku pemegang saham mayoritas ikut berpartisipasi melalui dukungan dana berupa pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2022 senilai Rp3 triliun.

PMN tersebut telah disetujui DPR dan Kementerian Keuangan.

“Guna menjaga struktur kepemilikan saham Waskita bagi publik, maka kami lakukan rights issue dengan target perolehan dana publik sebesar Rp980 miliar,” kata Direktur Utama Waskita Destiawan Soewardjono dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin, 12 September.

Setelah rights issue, lanjutnya, komposisi saham Waskita pun akan berubah. Riciannya, 75,35 persen untuk pemerintah dan 24,65 persen untuk publik.

Destiawan memastikan, PMN akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan dua jalan tol di Sumatera dan Jawa yakni ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung dan ruas Tol Ciawi-Sukabumi.

Untuk Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, kata Destiawan, dana yang dialokasikan sebesar Rp2 triliun. Sementara untuk ruas Tol Ciawi-Sukabumi senilai Rp996 miliar hingga Rp1 triliun.

“Jadi bisa dipastikan bahwa PMN itu tidak kami gunakan untuk proyek lain, agar ruas tol yang ada ini bisa selesai di tahun depan,” ungkap Destiawan.

Dengan begitu, maka total anggaran yang dibutuhkan emiten konstruksi pelat merah ini sebesat Rp3,98 triliun. Dana segar ini dialokasikan untuk modal kerja perusahaan hingga penyelesaian pembangunan dua ruas tol.

Namun, meski dana rights issue melalui PMN sebesar Rp3 triliun telah disetujui pemerintahan, Komisi XI DPR RI justru meragukan Waskita Karya mampu menyerap dana publik sebesar Rp980 miliar.

Keraguan tersebut juga dibarengi oleh pertanyaan yang dilontarkan anggota Komisi XI, bahwa dari mana sumber pendanaan baru yang diperoleh manajemen, bila saham yang diterbitkan tidak terserap secara 100 persen.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Destiawan memastikan pihaknya akan mencari alternatif lain yakni dengan kembali melakukan pinjaman ke lembaga perbankan. Jika proses ini ditempuh, maka beban bunga perusahaan akan bertambah, mengingat Waskita Karya masih mencatatkan beban utang.

“Seandainya jika kami tidak mendapatkan yang Rp900 miliar, artinya kami harus datang lagi ke bank melakukan pinjaman, ini akan menambah beban bunga utang,” ujar Destiawan.

Namun, Destiawan optimistis bila investor akan menyerap seluruh saham baru yang diterbitkan WSKT di pasar modal Indonesia.

Apalagi, kata Destiawan, banyak investor yang tertarik terhadap saham Waskita Karya.

“Banyak pemintat terhadap saham Waskita. Karena melihat nilai yang ada saat itu masih dianggap rendah dengan penyehatan Waskita ini. Diharapkan kedepan Waskita menjadi lebih baik, dan tren kinerja keuanga Waskita yang semakin membaik ini juga menjadi dasar para investor mengambil saham,” jelasnya.

Tags: Metapos.idPT Waskita
Previous Post

Sri Mulyani Ramal Harga Minyak Akan Tetap Fluktuatif

Next Post

RI Akan Akusisi Tambang Luar Negeri

Related Posts

DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030 dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).
Ekbis

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

2 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia-TikTok Shop Apresiasi Pelaku F&B Lewat NYAM Awards

2 September 2026
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) meraih empat penghargaan IQSA 2026 berkat kepemimpinan HSSE, inovasi digital, dan penguatan budaya keselamatan.
Ekbis

PMSol Sabet Empat Penghargaan IQSA 2026

1 September 2026
Owner VIMA Christ Huong Zhi memberikan klarifikasi terkait isu negatif yang beredar serta menegaskan legalitas dan perizinan perusahaan.
Ekbis

VIMA Buka Suara soal Isu Negatif dan Legalitas Usaha

31 August 2026
Bank Mandiri Taspen menjalankan 3 Pilar Mantap Indonesia untuk mendorong pensiunan tetap sehat, aktif, dan mandiri secara ekonomi.
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Buka Peluang Pensiunan Tetap Berkarya

31 August 2026
Perkebunan Sawit Anak Usaha Astra Agro Lestari Bentrok dengan Warga, Video Kericuhan Beredar
Ekbis

Perkebunan Sawit Anak Usaha Astra Agro Lestari Bentrok dengan Warga, Video Kericuhan Beredar

29 August 2026
Next Post
RI Akan Akusisi Tambang Luar Negeri

RI Akan Akusisi Tambang Luar Negeri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini