Sunday, October 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Waskita Karya Incar Pasar Luar Negeri Antisipasi Perlambatan Proyek di Tahun Politik

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
14 November 2022
in Ekbis
Waskita Karya Garap Proyek Tambang Amman Mineral

JAKARTA,Metapos.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan fokus menyasar proyek-proyek di luar negeri pada tahun 2023 hingga 2024.

Langkah ini sebagai antisipasi menipisnya pasar atau market segmen kontruksi pada tahun politik.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Seperti diketahui, tahun 2024 Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan umum (Pemilu) serentak.

Direktur Pengembang Bisnis Waskita Karya, Septiawan Andri Purwanto mengatakan, pada tahun politik tersebut anggaran pemerintah di segmen pasar kontruksi akan menipis.

Karena itu, perseroan bakal menyasar pasar luar negeri sebagai strategi.

“Ekspansi keluar negeri juga kita lakukan diharapkan ini bisa menambah memperbaiki kinerja kita di masa depan, di mana market internal barang kali akan sedikit menurun di tahun politik. Kita sudah mengantisipasi dengan membuka market luar negeri,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 14 November.

Lebih lanjut, Septiawan menjelaskan, Waskita Karya memiliki cabang perusahaan yang sudah berdiri seperti di Jeddah atau Abu Dhabi.

“Portofolio kami yang sedang on going di luar negeri ada satu proyek di Saudi dan ada proyek di Timor Leste. Dan beberapa kali kita juga ikut tender di negara-negara ASEAN, Filipina dan Malaysia,” ucapnya.

Septiawan menjelaskan, khusus di Afrika, Waskita Karya sudah memulai proses negosiasi sejak tahun lalu.

Dia berharap, tahun ini kontrak proyek infrastruktur di sana dapat diperoleh dan disampaikan ke publik.

“Ini salah satu strategi juga kita dalam rangka untuk menutupi kekurangan nilai kontrak baru (NKB) di tahun politik. Di tahun depan (hingga) 2024, ada penurunan porsi APBN untuk market kontruksi regional market, kita bisa antisipasi NKB tadi,” ujarnya.

Seperti diketahui, emiten berkode saham WSKT ini menargetkan memperoleh kontrak baru hingga akhir tahun senilai Rp25 triliun.

Saat ini, kontrak baru yang sudah didapatkan Waskita Karya senilai Rp13,3 triliun.

Septiawan mengatakan, pasar luar negeri porsinya masih sangat terbuka. Karena itu, pihaknya akan mempertimbangkan pasar luar negeri, namun dengan pembayaran yang aman untuk perseroan.

“(Pasar luar negeri) ini porsinya masih sangat terbuka. Kita pertimbangkan market luar negeri dengan skema pembayaran yang aman bagi Waskita sebagai pemain di kontrak tersebut,” jelasnya.

Tags: Metapos.idWaskita karya
Previous Post

Standard Chartered Tekankan Pentingnya Kolaborasi Untuk Mencapai Transisi Net Zero

Next Post

Tutup Gelaran B20, Jokowi Berpesan ke India untuk Lanjutkan Pembahasan Digitalisasi UMKM

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post
Jokowi Berencana Larang Ekspor Bauksit

Tutup Gelaran B20, Jokowi Berpesan ke India untuk Lanjutkan Pembahasan Digitalisasi UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini