Metapos.id, Jakarta – Kemunculan ular kobra di lingkungan permukiman warga sering menimbulkan kepanikan. Ular berbisa tersebut dapat menjadi ancaman apabila warga melakukan tindakan yang keliru saat berusaha mengusir atau menangkapnya.
Kobra Jawa (Naja sputatrix) umumnya masuk ke permukiman untuk mencari makanan, seperti tikus dan katak. Ular juga dapat mencari tempat berlindung yang gelap, lembap, dan hangat.
Keberadaan sampah rumah tangga dan tumpukan barang bekas dapat menarik tikus. Kondisi tersebut kemudian berpotensi mengundang ular kobra untuk mencari mangsa.
Saat menemukan kobra, warga disarankan tetap tenang. Hindari gerakan tiba-tiba, karena tindakan tersebut dapat membuat ular merasa terancam dan meningkatkan risiko serangan.
Tiga Hal yang Harus Dihindari
Jangan menyentuh ular.
Jaga jarak aman dan biarkan ular berada di tempatnya. Jangan mencoba memukul, memprovokasi, atau menyentuh ular dengan tangan maupun benda berukuran pendek.
Jangan menaburkan garam.
Menaburkan garam untuk mengusir ular merupakan mitos yang masih banyak dipercaya. Garam tidak terbukti efektif untuk membuat ular pergi.
Jangan menangkap ular sendiri.
Penanganan ular berbisa membutuhkan keahlian dan peralatan khusus. Warga sebaiknya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran atau tim penyelamat yang berpengalaman.
Langkah Saat Kobra Masuk Rumah
Jika ular berada di dalam rumah, segera jauhkan anak-anak, lansia, dan hewan peliharaan dari lokasi.
Apabila memungkinkan, isolasi ruangan tempat ular berada dengan menutup pintu. Hindari mendekati atau mengejar ular agar tidak memicu serangan.
Warga dapat mengamati posisi ular dari jarak aman. Jika memungkinkan, foto atau video dapat digunakan untuk membantu petugas mengenali jenis dan ukuran ular.
Selanjutnya, segera hubungi pemadam kebakaran atau layanan darurat setempat untuk meminta bantuan evakuasi.
Pertolongan Jika Terkena Bisa atau Gigitan
Jika mata terkena semburan bisa ular, segera bilas dengan air bersih yang mengalir selama 15-20 menit. Jangan menggosok mata karena dapat memperparah iritasi.
Jika terkena gigitan, korban harus segera mendapatkan pertolongan medis. Bagian tubuh yang terkena gigitan sebaiknya dibuat tidak bergerak menggunakan bidai.
Hindari mengikat bagian tubuh terlalu kencang, menyedot bisa, atau menyayat area luka. Korban harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat, termasuk antivenom bila diperlukan.







