Friday, October 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Trump Urungkan Rencana Live Streaming Eksekusi Eks Tentara AS

Khansa Nabila by Khansa Nabila
16 October 2026
in Internasional
Trump Urungkan Rencana Live Streaming Eksekusi Eks Tentara AS

Trump Urungkan Rencana Live Streaming Eksekusi Eks Tentara AS

Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana penayangan langsung eksekusi mati Nidal Malik Hasan, mantan tentara AS yang divonis bersalah atas penembakan di pangkalan militer Fort Hood, Texas, pada 2009. Hasan dijatuhi hukuman mati setelah membunuh 13 orang dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, Trump menilai siaran langsung eksekusi dapat menjadi peringatan bagi publik mengenai cara Amerika Serikat menangani teroris. Ia bahkan menyebut tayangan tersebut “mungkin akan menjadi pencegah yang ampun bagi dunia untuk menyaksikan bagaimana AS menangani teroris dan sampah seperti Hasan”.

BACA JUGA

Rencana Kolombia Buka Kedutaan di Yerusalem Picu Kecaman

Dukungan AS Dipersoalkan, Ukraina Siap Gempur Kilang Rusia

Namun, Trump kemudian mengubah sikapnya. Ia menyatakan bahwa sebagian masyarakat tidak ingin menyaksikan eksekusi melalui siaran langsung maupun media visual lainnya.

Trump sebelumnya telah menyetujui hukuman mati dengan regu tembak untuk Hasan. Juru bicara Pentagon Sean Parnell mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial X pada Senin (5/10/2026).

“Menteri Perang Pete Hegseth telah merekomendasikan dan Presiden Donald J Trump telah menyetujui hukuman mati dengan regu tembak Angkatan Darat AS untuk teroris terpidana Nidal Malik Hasan, jihadis yang menembak tentara Amerika yang tak bersenjata di Fort Hood pada 2009,” kata dia di X dikutip dari berbagai sumber, Jumat (16/10/2026).

Rencana eksekusi yang dijadwalkan pada 3 Desember itu sebelumnya disebut akan disiarkan secara langsung. Jika terlaksana, penayangan tersebut berpotensi menjadi siaran langsung eksekusi legal pertama yang diketahui publik, menurut sejumlah pakar hukuman mati yang diwawancarai Reuters.

Eksekusi hukuman mati umumnya dilakukan secara tertutup di dalam fasilitas penjara. Meski rekaman eksekusi terkadang beredar setelah kejadian, siaran langsung kepada publik bukanlah praktik yang lazim.

Salah satu contohnya adalah eksekusi gantung mantan pemimpin Irak Saddam Hussein pada 2006. Rekaman peristiwa tersebut beredar melalui internet dan stasiun televisi, tetapi eksekusinya tidak disiarkan secara langsung.

Rencana penayangan eksekusi Hasan pun menjadi sorotan karena berbeda dari praktik yang selama ini berlaku di Amerika Serikat.

Tags: Amerika SerikatDonald Trumpeksekusi matiFort Hoodlive streaming eksekusiMetapos.idNidal Malik HasanPete Hegseth
Previous Post

Eks Kapten Malaysia Safiq Rahim: Bermain di GBK pada 2010 Tak Mudah

Next Post

iPhone 18 Pro Resmi Dijual, Burgundy Jadi Warna Favorit

Related Posts

Liga Muslim Dunia mengecam rencana Kolombia membuka kedutaan di Yerusalem karena dinilai bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB.
Internasional

Rencana Kolombia Buka Kedutaan di Yerusalem Picu Kecaman

16 October 2026
Volodymyr Zelensky mengancam melanjutkan serangan ke kilang minyak Rusia setelah Ukraina menuding AS membatasi dukungan intelijen dan akses Starlink.
Internasional

Dukungan AS Dipersoalkan, Ukraina Siap Gempur Kilang Rusia

16 October 2026
Jubir Baru Trump Disorot, Lisensi Pengacaranya Dipertanyakan
Internasional

Jubir Baru Trump Disorot, Lisensi Pengacaranya Dipertanyakan

15 October 2026
Jepang mengkaji kemungkinan memiliki kapal selam bertenaga nuklir di tengah meningkatnya aktivitas militer China dan pembaruan dokumen pertahanan.
Internasional

Takaichi Buka Peluang Jepang Miliki Kapal Selam Nuklir

15 October 2026
Singapura siap membantu Indonesia mengatasi karhutla dan dampak kabut asap, sekaligus mendorong kerja sama regional untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Internasional

Grace Fu Siap Bantu Indonesia Kendalikan Karhutla

15 October 2026
Paus Leo XIV didiagnosis adenokarsinoma paru-paru setelah operasi. Sejumlah pemimpin Gereja Katolik sebelumnya juga menghadapi penyakit serius selama masa kepausan.
Internasional

Dari Kanker hingga Parkinson, Penyakit yang Dialami Para Paus

15 October 2026
Next Post
iPhone 18 Pro Resmi Dijual, Burgundy Jadi Warna Favorit

iPhone 18 Pro Resmi Dijual, Burgundy Jadi Warna Favorit

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini