Metapos.id, Jakarta — Manchester United tengah berada dalam momentum kebangkitan setelah meraih empat kemenangan beruntun sejak kursi pelatih dipegang oleh manajer interim Michael Carrick. Perubahan signifikan terlihat jelas di sektor tengah, yang kini ditopang oleh performa solid Kobbie Mainoo, Casemiro, dan Bruno Fernandes.
Ketiga pemain tersebut secara konsisten mengisi starting XI dalam pola 4-2-3-1 racikan Carrick saat MU sukses menundukkan Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham Hotspur. Skema ini membuat permainan Setan Merah lebih seimbang, baik saat bertahan maupun menyerang.
Sorotan utama tertuju pada Kobbie Mainoo. Gelandang muda berusia 20 tahun itu sempat tersisih dari skuad utama di era Ruben Amorim dan bahkan dirumorkan akan meninggalkan Old Trafford. Namun, kehadiran Carrick mengubah situasi tersebut secara drastis.
Mainoo kini menjadi bagian penting dalam duet poros tengah bersama Casemiro. Kombinasi yang sebelumnya dianggap tidak ideal justru tampil efektif. Meski sempat minim menit bermain, Mainoo mampu menyesuaikan diri dengan cepat dan tampil konsisten.
Kontribusi keduanya tercermin dalam statistik pertandingan. Saat menghadapi Tottenham, Mainoo membukukan 33 umpan sukses di zona sepertiga akhir pertahanan lawan, tertinggi di antara seluruh pemain Premier League pada pekan tersebut. Casemiro menyusul dengan 27 umpan sukses.
Peran duet ini membuat MU lebih stabil dalam penguasaan bola, kuat dalam transisi, serta lebih rapi dalam membangun serangan, termasuk ketika memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Cristian Romero menerima kartu merah.
Di sektor ofensif, Bruno Fernandes kembali ditempatkan sebagai gelandang serang. Posisi ini memberinya kebebasan untuk mengatur ritme permainan dan menjadi pusat distribusi serangan.
Sepanjang musim, Bruno telah tiga kali menciptakan enam peluang dalam satu pertandingan, dua di antaranya terjadi pada era kepelatihan Carrick saat melawan Manchester City dan Tottenham, serta satu laga lainnya saat menghadapi Burnley.
Catatan tersebut menegaskan status Bruno sebagai satu-satunya pemain Premier League musim ini yang mampu menorehkan enam peluang atau lebih dalam satu laga hingga tiga kali.
Perombakan peran dan struktur lini tengah ini menjadi bukti nyata efektivitas pendekatan Carrick. MU kini tampil lebih terorganisir, efisien, dan konsisten dalam mengontrol permainan.
Dengan sisa 13 laga di musim ini, peluang Manchester United untuk mengamankan tiket Liga Champions semakin terbuka lebar sebuah target yang kini tampak jauh lebih realistis.
Kolaborasi Mainoo, Casemiro, dan Bruno Fernandes pun kini menjadi simbol kebangkitan Manchester United di bawah era kepemimpinan Michael Carrick.












