Saturday, September 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

TNI Terlibat di Sektor Pertanian, Mentan Tegaskan Tak Ada Honor Tambahan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
12 August 2026
in Ekbis
Bezzecchi Siap Hadapi Ancaman Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026

Metapos.id, Jakarta – Keterlibatan prajurit TNI dalam membantu kegiatan pertanian menuai pertanyaan dari sejumlah pihak. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pun menjelaskan alasan pemerintah melibatkan personel TNI di lapangan.

Menurut Amran, dukungan prajurit dibutuhkan untuk memperkuat produksi pangan, terutama ketika Indonesia menghadapi kondisi El Nino ekstrem yang membutuhkan respons cepat.

BACA JUGA

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

“Ini selalu ditanyakan mahasiswa, wartawan, dan ditanyakan juga di Komisi IV. Inilah membantu siang malam. Tidak ada tambahan honor, membantu mendorong traktor, mengolah lahan, mengangkat pompa, itu tidak ada,” ujar Amran, Rabu (12/08/2026). 

Amran menegaskan prajurit yang membantu kegiatan pertanian tidak mendapatkan honor tambahan di luar gaji sebagai anggota TNI. Mereka tetap menerima gaji rutin sebagai prajurit.

Bahkan, kegiatan membantu petani pada Sabtu, Minggu, hari libur, hingga malam hari tidak mendapatkan pembayaran tambahan. Aktivitas tersebut disebut sebagai bentuk pengabdian untuk membantu percepatan pekerjaan pertanian.

“Jadi gajinya ada, tapi gaji TNI-nya. Tapi untuk kerja Sabtu, Minggu, hari libur, siang malam, memasang pompa, itu tidak ada. Tidak ada, tidak diberikan gaji,” tegasnya. 

Menurut Amran, pemerintah menghadapi kebutuhan tenaga yang besar untuk menjaga produksi pangan. Dukungan TNI dibutuhkan untuk membantu pekerjaan seperti pengolahan lahan, penggunaan traktor, hingga penanganan irigasi menggunakan pompa.

Di sisi lain, jumlah tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) masih jauh dari kebutuhan ideal. Saat ini terdapat sekitar 37 ribu PPL, sementara kebutuhan tenaga pendamping mencapai lebih dari 80 ribu orang.

“PPL kita 37 ribu, kita butuh 80 ribu lebih. Kita kurang sekitar 50 ribu,” kata Amran. 

Kondisi kekurangan tenaga pendamping tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah membutuhkan dukungan tambahan di lapangan. Pelibatan TNI diarahkan untuk membantu petani mempercepat pekerjaan dan menjaga produksi pangan nasional.

Tags: Andi Amran SulaimanEl ninoHeadlineKementerian PertanianMentan AmranMetapos.idPertanianPetaniPPLTNI
Previous Post

Wamenag Beri Peringatan Keras untuk Guru Pelaku Pelanggaran Berat

Next Post

KMP Putri Yasmin Terbakar Saat Berlayar di Sekotong, Penumpang Dievakuasi

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Next Post
KMP Putri Yasmin Terbakar Saat Berlayar di Sekotong, Penumpang Dievakuasi

KMP Putri Yasmin Terbakar Saat Berlayar di Sekotong, Penumpang Dievakuasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini