• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Monday, March 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Thailand Klaim Ratusan Drone Kamboja Masuki Wilayah Usai Gencatan Senjata

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
29 December 2025
in Internasional
Thailand Klaim Ratusan Drone Kamboja Masuki Wilayah Usai Gencatan Senjata
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja yang disepakati pada Sabtu (27/12/2025) kembali dipertanyakan setelah militer Thailand menuding Kamboja melanggar kesepakatan tersebut. Thailand mengklaim lebih dari 250 drone milik Kamboja terdeteksi memasuki wilayah udaranya.

Mengutip AFP, Senin (29/12/2025), militer Thailand menyebut ratusan kendaraan udara tak berawak (UAV) terbang dari wilayah Kamboja dan melintasi perbatasan ke wilayah kedaulatan Thailand pada Minggu (28/12) malam. Thailand menilai aktivitas tersebut sebagai tindakan provokatif yang bertentangan dengan Pernyataan Bersama hasil pertemuan komite perbatasan bilateral kedua negara.

Militer Thailand menyatakan tindakan itu tidak sejalan dengan upaya penurunan ketegangan dan melanggar komitmen gencatan senjata yang baru berlaku dua hari.

Sebelumnya, Thailand dan Kamboja sepakat menghentikan bentrokan bersenjata di sepanjang wilayah perbatasan setelah konflik kembali memanas dan menewaskan puluhan orang serta menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi sepanjang Desember 2025. Kesepakatan tersebut mencakup penghentian tembakan, pembekuan pergerakan pasukan, kerja sama pembersihan ranjau, serta pemulangan warga sipil ke wilayah perbatasan.

Dalam kesepakatan itu, Thailand juga menyatakan akan membebaskan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli lalu dalam waktu 72 jam, dengan catatan gencatan senjata tetap dipatuhi. Namun, juru bicara militer Thailand, Winthai Suvaree, menyebut keputusan tersebut dapat ditinjau ulang menyusul insiden penerbangan drone.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn menilai insiden drone tersebut sebagai masalah kecil yang telah dibahas oleh kedua pihak. Pemerintah Kamboja menyatakan sepakat untuk melakukan penyelidikan bersama dan menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya.

Konflik Thailand–Kamboja berakar pada sengketa demarkasi perbatasan sepanjang sekitar 800 kilometer, termasuk klaim atas wilayah dan situs kuil bersejarah peninggalan era kolonial.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: dronegencatan senjatamelanggarMetapos.idprovokatifterdeteksiThailand Kamboja
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

Rusia Keluarkan Diplomat Inggris atas Tuduhan Intelijen Rahasia

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Rusia mengambil langkah tegas dengan mengusir seorang diplomat Inggris yang bertugas di Moskow. Keputusan tersebut diambil...

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

ASN dan Pekerja Swasta Segera Jalani WFH Seminggu Sekali

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah dalam waktu dekat akan mengumumkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH). Menteri Dalam...

Langit Merah Darah Selimuti Australia Barat, Dampak Siklon Narelle

Langit Merah Darah Selimuti Australia Barat, Dampak Siklon Narelle

by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Fenomena langit berwarna merah darah menyelimuti wilayah Australia Barat saat Siklon Narelle menerjang kawasan barat laut pada...

Kemenko PM Soroti Kasus Amsal Sitepu sebagai Ancaman Serius bagi Ekonomi Kreatif Nasional

Kemenko PM Soroti Kasus Amsal Sitepu sebagai Ancaman Serius bagi Ekonomi Kreatif Nasional

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta - 30 Maret 2026  Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus hukum yang...

Next Post
TMII Gelar Doa Bersama dan Penyalaan 1.000 Lilin di Malam Tahun Baru

TMII Gelar Doa Bersama dan Penyalaan 1.000 Lilin di Malam Tahun Baru

Recommended.

Erick Thohir Klaim Keuangan BUMN Semakin Sehat

Erick Thohir Ingin Sarinah Bawa Produk UMKM Indonesia Merambah ke Pasar Global

2 February 2023
Program MBG Bermasalah di Cimahi, Puluhan Pelajar Keracunan, SPPG Karangmekar Distop

Program MBG Bermasalah di Cimahi, Puluhan Pelajar Keracunan, SPPG Karangmekar Distop

26 February 2026

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini