Sunday, October 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Subsidi Elpiji 3 Kg Bakal Diganti Uang Tunai, Berlaku Mulai 2026

Afizahri by Afizahri
10 July 2024
in Ekbis
Meski Punya Sumber Gas Melimpah, Indonesia Masih Impor 5,5 Juta Ton Elpiji

Jakarta , Metapos.id – Komisi VII DPR RI mengusulkan pemerintah untuk mengganti skema penyaluran subsidi elpiji 3 kilogram (kg) dari berbentuk produk menjadi pemberian uang tunai ke masyarakat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengatakan, penggantian skema tersebut agar subsidi yang diberikan pemerintah ke warga menjadi lebih tepat sasaran.

BACA JUGA

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

“Itu pun tidak ada batasan dan semua orang bisa membeli dan belum tentu digunakan rumah tangga itu. Bisa juga dititipkan yang tidak berhak. Kita mengusulkan pembelian dilakukan langsung ke penerima tapi melalui skema subsidi yang ditransfer kepada mereka-mereka yang sudah masuk dalam DTKS yang memang berhak,” ujar Eddy dalam Energy Corner, Selasa, 9 Juli.

Dikatakan Eddy, DTKS masih dalam proses penyempurnaan, sehingga diperkirakan perubahan penyaluran subsidi elpiji 3 kg bisa terjadi pada 2026.

“Itu yang sedang disusun, dan kami berharap ada pemberian susbidi ke masyarakat secara otomatis akan mereduksi volume penggunaan elpiji 3 kg yang juga digunakan berbagai kalangan masyarakat,” sambung Eddy.

Eddy mengatakan, sejauh ini volume penggunaan elpiji 3 kg terus meningkat dari tahun ke tahun. Misalnya pada tahun 2024, diperkirakan sebesar 8.02 juta ton.

Sementara pada tahun 2025, diperkirakan akan mencapai 8,17 juta ton.

Dengan skema ini, kata dia, diharapkan akan ada penurunan jumlah volume penyaluran elpiji 3 kg.

Tags: ElpijiMetapos.idUang tunai
Previous Post

Pefindo Ungkap Nilai Surat Utang Korporasi di 2024 Capai Rp150,5 Triliun

Next Post

BBM Subsidi Bakal Dibatasi Mulai 17 Agustus, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Related Posts

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

24 October 2026
BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial
Ekbis

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

23 October 2026
Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan
Ekbis

Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan

23 October 2026
Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah
Ekbis

Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah

22 October 2026
Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan
Ekbis

Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

22 October 2026
PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Next Post
Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

BBM Subsidi Bakal Dibatasi Mulai 17 Agustus, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini