Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Subsidi Elpiji 3 Kg Bakal Diganti Uang Tunai, Berlaku Mulai 2026

Afizahri by Afizahri
10 July 2024
in Ekbis
Meski Punya Sumber Gas Melimpah, Indonesia Masih Impor 5,5 Juta Ton Elpiji

Jakarta , Metapos.id – Komisi VII DPR RI mengusulkan pemerintah untuk mengganti skema penyaluran subsidi elpiji 3 kilogram (kg) dari berbentuk produk menjadi pemberian uang tunai ke masyarakat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengatakan, penggantian skema tersebut agar subsidi yang diberikan pemerintah ke warga menjadi lebih tepat sasaran.

BACA JUGA

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

“Itu pun tidak ada batasan dan semua orang bisa membeli dan belum tentu digunakan rumah tangga itu. Bisa juga dititipkan yang tidak berhak. Kita mengusulkan pembelian dilakukan langsung ke penerima tapi melalui skema subsidi yang ditransfer kepada mereka-mereka yang sudah masuk dalam DTKS yang memang berhak,” ujar Eddy dalam Energy Corner, Selasa, 9 Juli.

Dikatakan Eddy, DTKS masih dalam proses penyempurnaan, sehingga diperkirakan perubahan penyaluran subsidi elpiji 3 kg bisa terjadi pada 2026.

“Itu yang sedang disusun, dan kami berharap ada pemberian susbidi ke masyarakat secara otomatis akan mereduksi volume penggunaan elpiji 3 kg yang juga digunakan berbagai kalangan masyarakat,” sambung Eddy.

Eddy mengatakan, sejauh ini volume penggunaan elpiji 3 kg terus meningkat dari tahun ke tahun. Misalnya pada tahun 2024, diperkirakan sebesar 8.02 juta ton.

Sementara pada tahun 2025, diperkirakan akan mencapai 8,17 juta ton.

Dengan skema ini, kata dia, diharapkan akan ada penurunan jumlah volume penyaluran elpiji 3 kg.

Tags: ElpijiMetapos.idUang tunai
Previous Post

Pefindo Ungkap Nilai Surat Utang Korporasi di 2024 Capai Rp150,5 Triliun

Next Post

BBM Subsidi Bakal Dibatasi Mulai 17 Agustus, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Related Posts

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas
Ekbis

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

6 November 2026
BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi
Ekbis

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

5 November 2026
Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah
Ekbis

Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah

5 November 2026
ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti
Ekbis

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

4 November 2026
KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
Ekbis

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

3 November 2026
Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak
Ekbis

Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak

3 November 2026
Next Post
Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

BBM Subsidi Bakal Dibatasi Mulai 17 Agustus, Ini Kata Menteri BUMN Erick Thohir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini