Friday, October 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sri Mulyani Kunjungi Markas IMF, Bahas Apa?

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
12 October 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyempatkan diri melakukan pertemuan bilateral dengan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva dalam rangkaian kunjungan resmi ke Amerika Serikat pekan ini.

Disebutkan bahwa keduanya terlibat dalam diskusi yang membahas persoalan ekonomi global, isu G20, serta upaya mitigasi perubahan iklim.

BACA JUGA

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

“Saya dan Direktur Kristalina juga berbicara mengenai risiko ekonomi global yang meningkat dan sepakat bahwa perlu mengerahkan berbagai upaya untuk memitigasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis hari ini Rabu, 12 Oktober.

Menkeu menekankan pentingnya peran IMF untuk menjaga stabilitas ekonomi khususnya dalam menjaga inflasi dan melindungi masyarakat rentan.

“Khusus untuk ekonomi Indonesia, Direktur Kristalina menyampaikan apresiasinya untuk resiliensi ekonomi kita di tengah tekanan global,” tuturnya.

Menurut Menkeu, dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi global, IMF perlu menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki, termasuk pemantauan, pendanaan, capacity building, dan pinjaman.

Khusus untuk ketahanan pangan, sambung dia, RI berharap agar IMF lebih fokus melindungi negara-negara rentan dari dampak kenaikan harga, termasuk melancarkan distribusi dan pupuk dunia.

“IMF juga perlu terus membantu negara rentan terkait kebijakan pendanaan seperti Special Drawing Rights (SDR) channelling,” imbuhnya.

Terkait G20, Indonesia mengajak IMF untuk mendukung berbagai agenda prioritas Presidensi, termasuk penguatan arsitektur kesehatan global dan implementasi Common Framework. Lalu untuk iklim, Menkeu menyampaikan bahwa upaya Indonesia dalam penanganan perubahan iklim membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Disini pembiayaan dari IMF juga dapat disalurkan pada upaya transisi energi Indonesia yang dilakukan melalui Mekanisme Transisi Energi Indonesia atau Indonesia’s Energy Transition Mechanism Country Platform,” kata dia.

Sebagai informasi, Sri Mulyani bukanlah orang baru di lingkungan IMF. Pada 2002 hingga 2004 dia sempat menduduki kursi penting di organisasi ini sebagai Direktur Eksekutif. Sri Mulyani tercatat pula sempat menjabat Direktur Pelaksana sekaligus Chief Operating Officer (COO) di Bank Dunia periode 2010-2016.

“Dukungan IMF untuk memobilisasi sumber pendanaan perubahan iklim lainnya juga dapat membantu pemenuhan target penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia yang tertuang dalam Nationally Determined Contribution,” tutup Menkeu.

Tags: IMFMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Sepertiga Negara Dunia Terlilit Utang Besar, Kondisi Indonesia Seperti Apa?

Next Post

Astra Financial Bukukan Transaksi Rp2,012 Triliun pada Gelaran GIIAS 2022

Related Posts

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
Next Post
Astra Financial Bukukan Transaksi Rp2,012 Triliun pada Gelaran GIIAS 2022

Astra Financial Bukukan Transaksi Rp2,012 Triliun pada Gelaran GIIAS 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini