Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sri Mulyani Kunjungi Markas IMF, Bahas Apa?

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
12 October 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyempatkan diri melakukan pertemuan bilateral dengan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva dalam rangkaian kunjungan resmi ke Amerika Serikat pekan ini.

Disebutkan bahwa keduanya terlibat dalam diskusi yang membahas persoalan ekonomi global, isu G20, serta upaya mitigasi perubahan iklim.

BACA JUGA

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

“Saya dan Direktur Kristalina juga berbicara mengenai risiko ekonomi global yang meningkat dan sepakat bahwa perlu mengerahkan berbagai upaya untuk memitigasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis hari ini Rabu, 12 Oktober.

Menkeu menekankan pentingnya peran IMF untuk menjaga stabilitas ekonomi khususnya dalam menjaga inflasi dan melindungi masyarakat rentan.

“Khusus untuk ekonomi Indonesia, Direktur Kristalina menyampaikan apresiasinya untuk resiliensi ekonomi kita di tengah tekanan global,” tuturnya.

Menurut Menkeu, dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi global, IMF perlu menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki, termasuk pemantauan, pendanaan, capacity building, dan pinjaman.

Khusus untuk ketahanan pangan, sambung dia, RI berharap agar IMF lebih fokus melindungi negara-negara rentan dari dampak kenaikan harga, termasuk melancarkan distribusi dan pupuk dunia.

“IMF juga perlu terus membantu negara rentan terkait kebijakan pendanaan seperti Special Drawing Rights (SDR) channelling,” imbuhnya.

Terkait G20, Indonesia mengajak IMF untuk mendukung berbagai agenda prioritas Presidensi, termasuk penguatan arsitektur kesehatan global dan implementasi Common Framework. Lalu untuk iklim, Menkeu menyampaikan bahwa upaya Indonesia dalam penanganan perubahan iklim membutuhkan dana yang tidak sedikit.

“Disini pembiayaan dari IMF juga dapat disalurkan pada upaya transisi energi Indonesia yang dilakukan melalui Mekanisme Transisi Energi Indonesia atau Indonesia’s Energy Transition Mechanism Country Platform,” kata dia.

Sebagai informasi, Sri Mulyani bukanlah orang baru di lingkungan IMF. Pada 2002 hingga 2004 dia sempat menduduki kursi penting di organisasi ini sebagai Direktur Eksekutif. Sri Mulyani tercatat pula sempat menjabat Direktur Pelaksana sekaligus Chief Operating Officer (COO) di Bank Dunia periode 2010-2016.

“Dukungan IMF untuk memobilisasi sumber pendanaan perubahan iklim lainnya juga dapat membantu pemenuhan target penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia yang tertuang dalam Nationally Determined Contribution,” tutup Menkeu.

Tags: IMFMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Sepertiga Negara Dunia Terlilit Utang Besar, Kondisi Indonesia Seperti Apa?

Next Post

Astra Financial Bukukan Transaksi Rp2,012 Triliun pada Gelaran GIIAS 2022

Related Posts

Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP
Ekbis

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

15 October 2026
Next Post
Astra Financial Bukukan Transaksi Rp2,012 Triliun pada Gelaran GIIAS 2022

Astra Financial Bukukan Transaksi Rp2,012 Triliun pada Gelaran GIIAS 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini