Thursday, June 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Soal Dana Pensiun BUMN, Ini Kata Erick Thohir

metaposmedia by metaposmedia
5 December 2022
in Ekbis
Erick Thohir Minta BUMN Jaga Stok dan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

JAKARTA,Metapos.id – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada 65 persen dari pengelolaan dana pensiun (dapen) di BUMN yang perlu mendapatkan perhatian khusus.

Sementara sisanya, kata Erick, sekitar 35 persen dalam kondisi sehat.

BACA JUGA

Kurs Rupiah Sentuh Rp18.022 per Dolar AS di Tengah Gejolak Timur Tengah

Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026

Dikatakannya, pengelolaan dapen BUMN saat ini diserahkan pada masing-masing perusahaan.

Namun berdasarkan temuannya, hanya ada 35 persen pengelolaan dapen BUMN dalam kondisi sehat.

“Karena kan ini seusia aturan masing-masing BUMN boleh punya dana pensiun sendiri. Dan ini yang saya rasa mengkhawatirkan, kalau deteksi awal, ini tidak menakut-nakuti, tapi 35 persen yang sehat, 65 persen butuh perhatian khusus. Nah perhatian khusus dulu,” tuturnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin, 5 Desember.

Erick mengatakan bahwa ini menjadi perhatian pihaknya. Ia tak ingin ada kasus-kasus seperti Jiwasraya maupun Asabri di pengelolaan dapen BUMN lainnya.

“Nah, ini yang menjadi concern, jangan sampai Komisi VI mendorong yang namanya pembukaan kasus-kasus daripada Asabri dan Jiwasraya, tetapi di dana pensiun BUMN kita tidak sempat merapihkan,” ucapnya.

Karena itu, kata Erick, langkah perbaikan diperlukan sebagai salah satu ancang-ancang agar kejadian dari Asabri dan Jiwasraya tak terulang ke depannya.

Termasuk dalam hal pemanfaatan aset milik perusahaan pelat merah.

“Kita mau coba diperbaikin jangan sampai pensiunan daripada pegawai BUMN ini justri menjadi maslaah kedepan. Dan juga jangan sampai aset-aset BUMN yang ada di tentu, tadi, akhirnya hilang atau tidak dimaksimalkan,” tambah Erick.

Erick mengatakan, adanya penyelewengan dana investasi pada kasus Asabri-Jiwasraya, menjadi perhatiannya.

Ia mengaku tak ingin hal ini kembali terulang. Karena itu, pengelolaan dapen harus dilakukan secara profesional.

“Kita inginkan bahwa para pensiunan ini mendapat kepastian tetapi pengelolaannya harus profesional. Karena kembali sama kasusnya sengan Jiwasraya-Asabri adalah penempatan investasi yang tentu ini tak punya standar sehingga bisa terjadi, masih bilang bisa, kita enggak boleh menduga-duga, bisa terjadi tentu penyelewengan,” bebernya.

Untuk mengantisipasi hal itu, dia mengaku sudah memanggil jajaran direksi di seluruh BUMN. Dalam pertemuan tersebut, Erick menegaskan langkah yang akan diambil jika ditemukan kasus seperti di Jiwasraya-Asabri.

“Inilah kenapa kita sudah mengkonsolidasi, memanggil seluruh direksi kita bilang, kalau ini ada temuan hal yang lain-lain ya pasti kita akan tindak keras seperti yang kita lakukan di Asabri-Jiwasraya,” tegasnya.

Tags: Dana pensiunErick ThohirMetapos.id
Previous Post

Gubernur BI Bula-bukaan soal Rencana Rupiah Digital

Next Post

Gelar RUPSLB, ADCP Optimis Lanjutkan Kinerja Positif

Related Posts

Kurs Rupiah Sentuh Rp18.022 per Dolar AS di Tengah Gejolak Timur Tengah
Ekbis

Kurs Rupiah Sentuh Rp18.022 per Dolar AS di Tengah Gejolak Timur Tengah

4 June 2026
Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026
Ekbis

Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026

3 June 2026
Prudential Indonesia Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Ekbis

Prudential Indonesia Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

3 June 2026
Di Tengah Konflik, Timnas Iran Lanjutkan Persiapan Menuju Piala Dunia
Ekbis

Harta Kekayaan Dadan Hindayana Jadi Sorotan Usai Dicopot dari BGN

3 June 2026
OLEIN Catat Pertumbuhan Signifikan di JFX dengan Nilai Transaksi Rp6,48 Triliun
Ekbis

OLEIN Catat Pertumbuhan Signifikan di JFX dengan Nilai Transaksi Rp6,48 Triliun

3 June 2026
Summarecon Tutup Rangkaian Operasi Katarak Gratis HUT ke-50 di Bandung
Ekbis

Summarecon Tutup Rangkaian Operasi Katarak Gratis HUT ke-50 di Bandung

3 June 2026
Next Post
Gelar RUPSLB, ADCP Optimis Lanjutkan Kinerja Positif

Gelar RUPSLB, ADCP Optimis Lanjutkan Kinerja Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini