Metapos.id, Jakarta – Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dan 16 lainnya mengalami luka-luka akibat dugaan serangan udara Arab Saudi di wilayah utara Yaman. Informasi tersebut disampaikan media yang berafiliasi dengan kelompok Houthi, di tengah meningkatnya ketegangan dalam konflik berkepanjangan di negara tersebut.
Mengutip AFP, kantor berita Saba yang berafiliasi dengan Houthi, kelompok yang didukung Iran, melaporkan bahwa serangan udara menghantam sebuah rumah di Provinsi Saada, Yaman utara.
“Serangan tersebut menyebabkan sembilan orang gugur dan 16 lainnya terluka, sebagian besar perempuan dan anak-anak,” demikian laporan Saba. Kantor berita tersebut menambahkan bahwa jumlah korban masih bisa bertambah.
Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi selama ini melancarkan serangkaian serangan terhadap kelompok Houthi untuk mendukung pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional. Operasi militer tersebut kembali meningkat seiring berlanjutnya pertempuran dalam perang saudara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Konflik yang sempat mereda dalam beberapa tahun terakhir kembali memanas pada Juli 2026. Situasi semakin memburuk setelah kelompok Houthi dilaporkan merebut wilayah pesisir Laut Merah di Yaman pada bulan sebelumnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Houthi berulang kali melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi. Target yang dilaporkan mencakup kapal-kapal di Laut Merah, fasilitas minyak, hingga Bandara Internasional Riyadh.
Salah satu serangan di bandara tersebut dilaporkan menewaskan 13 orang pada pekan sebelumnya. Sementara itu, kelompok Houthi mengklaim serangan udara Saudi sejak awal September telah menyebabkan puluhan orang meninggal dunia.







