Metapos.id, Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan sekitar 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga di Jakarta akan dilibatkan dalam program Komponen Cadangan (Komcad). Pelaksanaan program tersebut direncanakan dimulai pada semester pertama 2026.
Menurut Sjafrie, pada tahap awal pelatihan akan difokuskan bagi ASN yang bertugas di wilayah Jakarta. Pelatihan dasar militer akan dilaksanakan secara bertahap dan dibagi dalam beberapa gelombang setiap triwulan. Ia menargetkan, hingga akhir semester pertama 2026, Indonesia telah memiliki jumlah komponen cadangan yang memadai.
Program Komcad ini akan diikuti ASN berusia 18 hingga 35 tahun. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dasar, para peserta akan kembali menjalankan tugas di instansi dan lembaga masing-masing.
Sjafrie menegaskan, pelibatan ASN dalam Komcad tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai kekuatan utama pertahanan negara. Program ini, kata dia, lebih diarahkan untuk memperkuat semangat bela negara, nasionalisme, serta rasa cinta tanah air di kalangan aparatur sipil negara.
“Ini merupakan bagian dari proyeksi pertahanan negara jangka panjang. Kita ingin aparatur negara memiliki jiwa nasionalisme yang kuat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Sjafrie.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap nilai-nilai kebangsaan dan semangat pengabdian ASN kepada masyarakat dapat semakin meningkat.













