Metapos.id, Jakarta – Otoritas Arab Saudi membantah kabar adanya percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Makkah. Pihak berwenang menyatakan seorang pria ditangkap karena mengganggu jemaah dan memicu kepanikan di sekitar masjid suci tersebut.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X pada Jumat (2/10/2026), otoritas keamanan Saudi menjelaskan pria tersebut diamankan setelah menimbulkan keresahan di antara orang-orang yang melintas.
“Pihak berwenang keamanan di ibu kota suci itu menangkap seseorang karena mengganggu orang yang lewat dan menyebarkan ketakutan serta kepanikan di antara mereka, dan dia langsung ditindak,” demikian pernyataan otoritas Saudi dikutip dari berbagai sumber, Jumat (02/10/2026).
Pihak berwenang juga menegaskan informasi mengenai dugaan insiden bom bunuh diri tersebut tidak benar.
“Pihak berwenang keamanan menegaskan bahwa klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidak benar,” demikian pernyataan itu.
Meski demikian, otoritas Saudi tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai pria yang ditangkap tersebut.
Sebelumnya, kabar dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram ramai beredar di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut seorang pria yang diduga mengenakan rompi peledak mendekati Ka’bah sebelum ditangkap petugas keamanan.
Namun, informasi tersebut dibantah langsung oleh otoritas keamanan Arab Saudi. Pihak berwenang menyatakan insiden yang terjadi berkaitan dengan tindakan seorang pria yang mengganggu orang-orang yang melintas hingga menimbulkan ketakutan dan kepanikan.
Ka’bah merupakan bangunan berbentuk kubus yang berada di tengah Masjidil Haram, Makkah. Bangunan tersebut menjadi kiblat umat Islam sekaligus salah satu tempat paling suci dalam agama Islam.







