Metapos.id, Jakarta – Roy Suryo kembali menanggapi perubahan sikap Rismon Hasiolan Sianipar. Kali ini, Rismon menyatakan bahwa ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, adalah asli.
Roy menilai perubahan tersebut bukan sesuatu yang terjadi begitu saja. Ia menduga ada faktor tertentu, termasuk kemungkinan adanya tekanan, yang membuat Rismon akhirnya mengubah pandangannya. Menurut Roy, situasi seperti ini bisa berdampak pada hasil kajian yang sebelumnya telah dipaparkan.
Ia juga menuturkan bahwa penelitian mengenai ijazah tersebut telah dilakukan dalam waktu yang panjang bersama Rismon. Karena itu, Roy merasa heran ketika Rismon tiba-tiba menyebut hasil penelitian sebelumnya keliru, apalagi jika perubahan itu dikatakan terjadi hanya dalam waktu dua hingga tiga bulan.
Bagi Roy, perubahan dalam waktu singkat tersebut sulit diterima secara akal sehat. Ia menegaskan bahwa sebuah penelitian yang telah melalui proses panjang, mulai dari analisis hingga penarikan kesimpulan, tidak mudah berubah dalam waktu singkat.
Roy juga mengingatkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, Rismon masih aktif menyuarakan pendapatnya soal dugaan ijazah palsu. Hal itu terlihat dari berbagai pernyataan publik, peluncuran buku, aktivitas di media sosial, hingga keterlibatannya dalam persidangan.
Menanggapi perubahan tersebut, Roy memilih untuk tidak banyak berkomentar. Ia menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat, sambil menyatakan bahwa dirinya hanya menanggapi situasi ini dengan santai.













